All posts by Cody Graves

Cara Membuka Rekening Hingga Membeli Saham

Bagaimana cara anda yang ingin memulai berinvestasi saham? Bagaimana caranya untuk dapat membuka rekening saham dan mulai untuk dapat membeli saham? Dalam artikel ini akan di mencoba membahas tentang mengenai tutorial atau sebuah cara yang dimana bisa anda gunakan untuk dapat membuka rekening saham dan juga cara membeli saham. Dari sekian banyak dari instrumen investasi, saham sendiri yang dimana merupakan salah satu dari sebuah bentuk investasi pada situs judi bola online yang umumnya menarik. Hal ini sendiri dimana dikarenakan saham yang merupakan salah satu dari sebuah instrumen investasi yang dimana memiliki sebuah imbal dari sebuah hasil yang besar dalam jangka waktu yang juga relatif singkat. Banyak investor yang dimana nantinya juga sangat ingin berinvestasi di saham, namun ada beberapa hal yang tentunya juga perlu diketahui oleh para investor pemula dalam mengenai memulai sebuah investasi saham. Karena itu dalam artikel ini, nantinya akan dibahas mengenai sebuah cara memulai sebuah investasi saham dari hal membuka rekening saham hingga juga dalam membeli saham. Sebelum dimulai membahas mengenai cara untuk dapat membeli saham, mari kita mulai dengan cara membuka rekening saham di bawah ini.

Persyaratan Rekening Saham

Proses untuk dapat membuka sebuah rekening saham ternyata terbilang cukup sederhana. Sebelum Anda yang nantinya mencoba membuka rekening saham, tentunya ada beberapa dari syarat yang perlu disiapkan untuk anda yang dapat membuka rekening saham, di antara lain seperti :

ID Card

KTP/KITAS/Passport, ID Card sendiri yang merupakan sebuah syarat wajib bagi Anda yang nantinya ingin membuka sebuah rekening saham. Untuk WNI, maka syarat wajib yang dimana diperlukan adalah sebuah KTP, tidak bisa digantikan dengan SIM ataupun juga Passport. Sementara bagi WNA, maka yang dimana syarat KITAS atau Paspor menjadi sebuah syarat wajib juga.

NPWP

Juga menjadi sebuah syarat wajib saat pembukaan sebuah rekening efek. Bila Anda yang nantinya belum mempunyai NPWP, Anda yang dimana nantinya dapat meminta surat pada sekuritas tempat Anda untuk mendaftar rekening untuk dapat membuat pernyataan tidak memiliki NPWP.

Cover Buku Tabungan

Juga menjadi sebuah hal yang termasuk salah satu syaratnya. Dengan adanya cover buku tabungan ini, nantinya menjadi sebuah hal yang akan dapat memudahkan para pihak sekuritas untuk dapat memeriksa rekening bank dari pemilik nasabah. Bila nantinya nasabah yang dimana ingin menarik uangnya yang ada dari rekening saham, rekening inilah yang nantinya dapat menjadi penampungan tiap kali melakukan sebuah penarikan dana. Anda pun yang dimana nantinya juga akan dapat mengintegrasikan rekening bank Anda dan kemudian menjadi RDI dengan berkonsultasi pada broker anda.

No Identitas KSEI

Dimana adalah sebuah persyaratan yang hanya berlaku bila Anda yang sebelumnya sudah mempunyai sebuah rekening saham dan anda yang dimana ingin membuka rekening yang kedua. Meterai Rp 6.000, Anda nantinya dapat sediakan uang untuk membeli meterai. Meterai yang juga menjadi salah satu yang dibutuhkan antara 2-8 meterai, bergantung nantinya pada kebutuhan Anda. Setelah Anda nantinya telah mempersiapkan semua persyaratan yang sudah di sebutkan di atas, maka Anda yang sudah mulai dapat menentukan sekuritas mana yang nantinya akan Anda pilih. Bila Anda yang dimana nantinya masih bingung untuk menentukan sekuritas mana, Anda yang juga dapat membaca terlebih dahulu tips untuk dapat memilih broker saham yang sudah kami bahas sebelumnya. Semoga Anda yang bisa mendapatkan broker yang tentunya sesuai dengan Anda.

Membuka Rekening Saham

Setelah Anda nantinya mengetahui semua persyaratannya, maka dimana langkah berikutnya adalah anda yang dimana nantinya dapat Anda lakukan untuk bisa membuka rekening saham Anda:

Bertemu Broker dan Membuat Rekening

Setelah Anda nantinya menentukan sebuah pilihan broker, bila Anda nantinya dapat berniat untuk bisa membuka rekening saham yang digunakan secara online, Anda yang nantinya juga akan dapat mengunduh formulir yang anda gunakan secara online yang sudah disediakan oleh perusahaan sekuritas yang ada di website-nya, kemudian anda yang bisa mengisi dan mengirimkannya. Atau bila Anda yang nantinya punya seorang teman yang tentunya dapat merekomendasikan seorang broker tertentu, Anda pun yang nantinya akan dapat membuat sebuah janji dengan broker untuk dapat bertemu langsung untuk bisa membukakan rekening Anda.

Mengisi Formulir dan Melampirkan Persyaratan

Setelah Anda nantinya sudah bertemu dengan broker, Anda yang juga sudah dapat mengisi formulir dan juga anda yang nantinya juga sudah bisa pembukaan rekening, termasuk juga dengan rekening saham dan rekening dana investor. Pengisian formulir yang dimana mirip seperti saat membuka rekening di bank pada biasanya. Kami sarankan untuk anda dapat mengisi dengan cara yang benar setiap kolom pada formulir pembukaan account. Jangan lupa juga anda yang nantinya untuk melampirkan sebuah persyaratan pembukaan rekening seperti yang nantinya sudah dijelaskan di atas.

Memilih dan Membuka RDI

Selain itu dimana formulir untuk pembukaan rekening saham ini pun umumnya akan terdiri menjadi dua bagian, yaitu pembukaan dari rekening saham dan juga pembukaan rekening dana dari investor (RDI). Pembukaan Rekening Saham ini yang dimana bertujuan untuk membuka sebuah rekening di perusahaan sekuritas, dan juga untuk sebuah data yang dimana disampaikan pada sebuah Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Ini nantinya adalah sebuah rekening penyimpanan saham yang nantinya Anda miliki. Sementara untuk Rekening Dana Investor (RDI) sendiri adalah sebuah rekening dari dana Anda, yang dimana ditempatkan pada sebuah bank, terpisah dari rekening perusahaan efek yang ada.

Manfaat RDI ini sendiri yang dimana adalah salah satu cara agar nantinya Anda yang dimana mempunyai sebuah rekening bank sendiri untuk seluruh penyelesaian dari transaksi saham yang Anda punya. RDI ini sendiri yang dimana juga memang bertujuan untuk dapat menyimpan sebuah dana nasabah yang dimana tidak dibelikan saham. Peraturan mengenai pemisahan rekening ini sendiri dimana belum lama diterapkan oleh pemerintah Indonesia, karena sebelumnya dimana setiap dana yang akan disetorkan pada rekening saham yang dimana akan disimpan di rekening sekuritas, sehingga dana Anda nantinya akan bergabung dengan dana-dana dari investor yang lain.

Dengan adanya cara pemisahan ini yang dimana tentunya akan menjadi sebuah hal yang akan mungkin terlihat sedikit merepotkan tapi tujuan dari pemisahan ini adalah memang untuk semua keamanan pihak investor. Sampai di sini, Anda yang dapat memilih Bank untuk penampungan dana Anda nantinya (bank untuk RDI). Sangat disarankan juga Anda yang dimana memilih RDI dari bank yang sama nantinya dengan rekening pribadi Anda. Hal ini nantinya juga menjadi sebuah hal yang dilakukan agar Anda yang nantinya akan bisa menghemat biaya administrasi seperti halnya Kliring dan RTGS bila ingin menyetor dana ke RDI, maupun untuk menarik uang dari RDI.

Itulah beberapa syarat dan beberapa yang harus anda lakukan untuk membuka rekening saham. Tentunya hal ini dilakukan setelah anda sudah memilih broker yang tepat untuk anda.

Cara Memilih Broker Saham Bagi Investor Saham Pemula

 

Apakah Anda sekarang ini sedang berminat untuk dapat membuka sebuah akun untuk bertransaksi saham? Apa kriteria yang nantinya harus diperhatikan dalam memilih sebuah broker saham? Lebih baik bertransaksi offline atau kah online? Sekarang ini dimana ada banyak sekali perusahaan sekuritas atau yang dikenal dengan broker yang menjadi anggota dari Bursa Efek Indonesia. Dahulu, dimana memilih perusahaan broker atau sekuritas menjadi sebuah hal yang lebih susah. Salah satu pertimbangan utamanya yaitu adalah sebuah keamanan, karena adanya banyak kasus penyalahgunaan dari rekening milik nasabah. Sekarang, dimana memilih perusahaan sekuritas yang mana lebih mudah. Pemerintah yang juga telah memberlakukan berbagai macam peraturan yang dimana hal ini membuat berinvestasi saham menjadi sebuah hal yang lebih aman. Salah satu dari contoh peraturan yang dimana diberlakukan oleh pemerintah yaitu misalnya aja adalah telah dilakukan pemisahan antara dana milik nasabah dan juga milik sekuritas. Sekarang dimana semua dana nasabah yang dimana ditempatkan di dalam RDI (Rekening Dana Investor).

Cara Memilih Broker Saham Bagi Investor Saham Pemula

Dana nasabah di RDI pun yang dimana nantinya menjadi sebuah hal yang akan dapat dijamin pemerintah dengan adanya sebuah peran dari PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia atau disingkat dengan nama (PPPIEI), yang dimana menjadi sebuah hal yang juga dikenal dengan nama SIPF (Securities Investor Protection Fund). Saham yang dimana dimiliki nasabah pun sekarang ini akan lebih aman karena disimpan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), bukan di dalam sekuritas. Jadi baik dana maupun juga nantinya saham milik nasabah yang nantinya akan dapat dijamin keamanannya oleh pemerintah.

Apa itu Broker/Pialang/Sekuritas?

Broker atau yang dimana disebut dengan nama (pialang), juga dikenal dengan sebutan dari sebuah Perantara Pedagang Efek, yaitu perusahaan yang dimana biasanya aktivitas utamanya tersebut adalah melakukan sebuah jual beli efek yang dimana biasanya menjadi sebuah hal yang akan dapat tercatat di bursa saham, yang dimana biasnaya menjadi sebuah hal yang dimana mempunyai izin dan wewenang untuk melakukan sebuah transaksi tersebut. Broker Saham yang dibutuhkan oleh investor saham untuk dapat melakukan sebuah aksi jual beli di dalam sebuah pasar modal. Seperti bila Anda nantinya ingin membeli roti, Anda yang dimana nantinya tidak perlu ke pabrik roti, namun Anda yang hanya perlu datang ke toko roti tersebut. Demikian pula bila Anda yang nantinya ingin membeli saham dari sebuah perusahaan, Anda yang dimana nantinya tidak perlu pergi ke perusahaan tersebut, melainkan Anda yang akan dapat membelinya melalui broker.

Pertimbangan Memilih Broker Saham / Sekuritas

Pada dasarnya broker atau perusahaan sekuritas hanya sebuah perusahan yang dimana biasanya berfungsi sebagai perantara transaksi jual beli saham saja. Dengan adanya aturan pengaman yang ada dari pemerintah, bila sekarang investor yang dimana jika ingin memilih sekuritas, maka nantinya akan dapat difokuskan pada sebuah pelayanan yang diberikan oleh sebuah sekuritas. Mencari broker, yang dimana bukanlah merupakan sebuah hal yang sulit tidak hanya untuk pelayanan untuk dapat membuka rekening di awal. Ketika Anda bertransaksi saham nantinya, Anda yang dimana akan memerlukan sebuah komunikasi yang dimana sangat intens dengan broker yang melayani sejumlah transaksi Anda. Berikut ini adalah beberapa hal yang dimana nantinya akan bisa menjadi sebuah pertimbangan anda dalam memilih sebuah perusahan sekuritas:

Broker Tercatat sebagai Anggota Bursa

Broker yang dimana juga harus menjadi sebuah perusahan yang dikenal sebagai perantara pedagang efek. Sebuah perusahaan yang dimana berprofesi sebagai broker yang juga haruslah memiliki sejumlah sertifikat perantara pedagang efek, dan juga dimana harus tercatat oleh Bursa Efek Indonesia sebagai anggota dari bursa. Broker Anda nantinya adalah sebuah wakil dari perusahaan sekuritas Anda, karena itu, Anda yang dimana nantinya perlu mengecek apakah broker Anda mempunyai sebuah sertifikasi WPPE (Wakil Perantara Pedagang Efek)

Jumlah Setoran Awal

Besarnya dari jumlah setoran awal untuk dapat berinvestasi saham tentunya jumlahnya yang dimana sangat bervariasi, dari Rp 100.000 hingga dengan Rp 10.000.000. Besarnya untuk setoran awal yang juga akan bervariasi. Hal ini dimana dikarenakan ada sejumlah sekuritas yang membidik kalangan mahasiswa, dan juga ada pula sekuritas yang hanya membidik kalangan eksekutif saja. Untuk kenyamanan Anda, yang juga nantinya akan sebisa mungkin juga untuk mencari sekuritas yang dimana memiliki fasilitas deposit dan juga penarikan dana yang cepat dan juga mudah.

Komisi Transaksi Broker

Komisi untuk setiap transaksi broker adalah sebuah biaya yang dimana biasanya akan dapat dibayarkan oleh investor tiap kali terjadi sebuah transaksi baik beli maupun juga jual. Pada umumnya dimana komisi jual yang lebih besar 0,1% dibandingkan dengan sebuah komisi beli. Rata-rata komisi beli yang dimana untuk pembelian saham yaitu berkisar antara 0,1% hingga sekitar 0,3%. Sedangkan untuk komisi jual sendiri yaitu berkisar di antara 0,2% hingga dengan 0,4%. Tentunya investor mencari jumlah komisi serendah mungkin, namun perlu diperhatikan juga untuk anda, ada kalanya broker dengan komisi yang dimana rendah, juga memiliki batas minimal dari komisi per hari, hal ini nantinya dapat berpengaruh strategi harian Anda dalam berinvestasi. Untuk mendapatkan sebuah komisi yang rendah, biasanya investor yang dimana nantinya akan dapat bernegosiasi dengan para broker. Jika dana yang ada cukup besar, investor bisa mendapatkan sebuah komisi yang rendah. Selain itu, dengan cara berinvestasi menggunakan sistem online trading, komisi transaksi yang dimana nantinya juga akan biasanya relatif rendah.

Informasi dan Rekomendasi Saham

Informasi dan juga sebuah rekomendasi saham harian yang biasanya akan diberikan oleh broker, dapat menjadi sebuah hal yang dimana berguna apabila Anda yang nantinya tidak bisa atau tidak sempat melakukan sebuah analisis saham anda sendiri. Broker yang dimana baik nantinya akan memberi sebuah rekomendasi saham yang juga bertanggung jawab, tidak hanya sekedar rumor lewat saja, dan tentunya juga akan teredukasi. Broker yang baik pun yang dimana dapat memberi informasi tentang sebuah risiko serta juga nantinya akan dapat berkomunikasi dengan baik dengan para nasabahnya nanti.

Fasilitas Transaksi

Secara konvensional, dimana nantinya transaksi saham umumnya akan dapat dilakukan di kantor broker, yang sudah dipesan oleh nasabah yang dimana melalui telepon. Namun bila Anda yang dimana butuh sebuah keleluasaan untuk dapat bertransaksi, Anda yang dimana juga bisa mempertimbangkan sekuritas yang juga memiliki sebuah fasilitas online trading, baik hal tersebut via internet, komputer, atau pun juga menggunakan smartphone.

Rekening Dana Investor

Bila rekening tabungan yang dimana Anda miliki tidak sama dengan RDI, Anda yang juga nantinya dapat dikenakan biaya tambahan pada saat melakukan tambah dana atau pun juga menarik dana anda.

Itulah beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk bisa memiliki broker saham atau perusahaan sekuritas. Tentunya beberapa point menjadi salah satu hal yang penting, dikarenakan hal ini nantinya akan menyangkut tentang keamanan transaksi dan juga dana anda dalam bermain saham. Jangan sampai anda nantinya malah memilih broker yang salah.

 

Jika Memulai Berinvestasi, Hal-hal Yang Perlu Dipahami

Jika kamu punya sejumlah dana lebih dan kamu sekarang ini sedang bingung akan digunakan untuk apa? Kenapa tidak mulai untuk berinvestasi saja, jika kamu memang sedang berencana untuk dapat berinvestasi, namun masih ragu untuk dapat memulainya. Agar nantinya kamu tidak salah langkah maka dalam artikel ini akan di cara mengenai cara yang nantinya dapat digunakan dalam berinvestasi sebagai berikut ini. Jika sekarang ini kamu sedang berfikir untuk dapat melakukan suatu usaha yang nantinya dapat membuat uang kamu dapat menjadi lebih produktif lagi, namun disisi lain kamu terbentur dengan waktu?Jika iya, maka jawaban yang sangat tepat dari keinginan kamu yaitu adalah investasi. Investasi adalah salah satu solusi yang di mana di gunakan dan juga sangat menjanjikan untuk kamu gunakan jika ingin mendapatkan pendapatan lebih. Banyak sekali yang dimana orang-orang yang bekerja sambil berinvestasi.

Jika Memulai Berinvestasi, Hal-hal Yang Perlu Dipahami

Tujuannya tentunya sangat beragam, yang dimana pasti dengan berinvestasi pada situs sbobet88 casino maka sebuah proses perencanaan keuangan yang ada di masa nantinya akan lebih mudah. Banyak sekali dengan keuntungan  yang nantinya bisa kamu dapatkan dari investasi, salah satunya adalah nantinya kamu akan dapat mempersiapkan diri agar tetap mempunyai sebuah pendapatan setelah nantinya memasuki masa pensiun dari sebuah pekerjaan. Namun, kamu juga nantinya juga perlu ingat, tidak semua  nantinya investasi yang semuanya dapat memberikan  sebuah hasil yang memuaskan. Untuk kamu yang sekarang ini baru akan memulai berinvestasi tentunya kamu jangan khawatir, ada banyak sekarang ini jenis-jenis investasi yang bisa dengan mudah di gunakan untuk pemula. Investasi yang dimana bukan hanya sekedar menanamkan modal tetapi juga menjadi salah satu cara yang digunakan untuk dapat menyimpan dana kamu agar nantinya tidak habis untuk sebuah hal-hal yang tidak bermanfaat. Nah, dengan cara berinvestasi maka nilai,uang yang kamu punya yang nantinya juga akan terus meningkat  untuk setiap waktunya. 

Dalam dunia investasi, dimana nantinya tidak ada batasan pengetahuan yang tentunya dapat dipelajari oleh seseorang. Investasi  yang di9mana menjadi salah satu hal yang juga merupakan hal yang paling penting juga memiliki sebuah pengaruh yang  juga cukup besar terhadap sebuah kondisi keuanganmu, khususnya untuk waktu yang ada di masa yang akan datang. Saat ini, dimana tidak ada sedikit orang yang nantinya masih enggan untuk dapat berinvestasi, karena nantinya dapat merasa penghasilan yang dimana didapat pas-pasan. Namun tahukah kamu bahwa sebenarnya investasi y6ang baik adalah sesuatu hal yang dimulai dari sebuah nilai yang kecil dan dilakukan dengan cara yang konsisten dan juga terus meningkat di setiap waktunya. Yang terpenting dalam berinvestasi nantinya kamu dapat menetapkan target tujuan yang nantinya akan ada capai dalam berinvestasi. Nah dalam artikel ini akan dibahas ulasan mengenai hal yang tentunya sangat penting untuk dapat diperhatikan sebelum nantinya kamu dapat mulai berinvestasi. Berikut ini adalah ulasannya. 

Pahami Terlebih Dahulu

Sebelum nantinya kamu dapat memulai  berinvestasi, hal yang pertama yang nantinya harus kamu lakukan adalah tentunya kamu harus mempelajari dahulu apa itu sebuah investasi. Apalagi bagi kamu yang nantinya masih pemula dan juga belum memiliki pengalaman untuk dapat berinvestasi. Untuk itu, maka banyak-banyaklah kamu untuk dapat membaca referensi. Baik itu sebuah referensi yang di dapat dari buku, majalah, ataupun juga dari beberapa bersumber yang ada dari manapun. Dengan begitu, nantinya kamu juga akan bisa lebih paham untuk dapat memilih investasi, pentingnya berinvestasi, dan juga nantinya kamu tahu produk investasi  untuk lebih detail.

Cari Tahu Keuntungan Berinvestasi

Hal selanjutnya yang juga menjadi hal yang harus kamu pahami yaitu kamu juga harus dapat kenali apa saja nantinya keuntungan yang nantinya menjadi salah satu hal yang akan bisa kamu dapatkan dalam berinvestasi, terutama juga saham. Hal yang dimana juga menjadi salah satu yang perlu kamu ketahui bahwa terdapat juga nantinya beberapa keuntungan yang juga nantinya bisa kamu peroleh, yaitu capital gain dan juga tentang pembagian dividen. Capital gain sendiri adalah sebuah keuntungan yang dimana menjadi salah satu hal yang juga didapatkan dari selisih antara harga beli dan juga harga jual saham. Capital gain yang dimana juga bisa didapatkan dari sebuah investasi jangka panjang atau pun juga trading.

Sementara untuk pembagian dividen kamu juga akan mendapatkannya dari perusahaan di mana nantinya kamu akan dapat menanamkan modal. Dividen yaitu adalah sebuah keuntungan yang nantinya akan dibagikan ke para investor saham dari perusahaan tersebut. Pembagiannya yang dimana juga menjadi salah satu hal yang sesuai dengan  porsi dari besarnya sebuah nilai saham masing-masing perusahan. Biasanya keuangan yang nantinya akan dibagikan sudah berbentuk laba bersih. Akan tetapi, dimana dividen ini tentunya saja tidak akan di bagikan jika kondisi perusahaan sedang merugi. Namun, hal tersebut juga menjadi salah satu hal yang tidak menjamin pula perusahan yang nantinya akan membagikan dividen saat meraih sebuah keuntungan. Tiap-tiap perusahaan yang juga dimana memiliki kebijakan masing-masing berbeda. Untuk itu, dimana nantinya kamu perku memahami hal tersebut sebelum dapat memilih dimana nantinya akan menanamkan modal yang digunakan untuk dapat berinvestasi. 

Apa yang Ingin Kamu Capai

Nah, dalam hal ini tentunya sebelum nantinya  memutuskan untuk memulai berinvestasi. Hal ini juga tidak hanya dilakukan saat ingin dapat berinvestasi seperti saham saja, tapi juga nantinya harus dilakukan saat nantinya akan dapat melakukan berinvestasi lainnya. Dengan nantinya kamu juga dapat  mengetahui tentang tujuan untuk dapat berinvestasi, kamu juga nantinya akan mendapatkan bisa untuk dapat mengetahui langkah apa selanjutnya yang nantinya harus kamu lakukan untuk dapat bisa memenuhi sebuah tujuan tersebut. Jangan lupa juga untuk dapat menetapkan sebuah target yang nantinya ingin kamu capai.

Tetapkan Target yang Ingin Diraih

Seperti yang memang sebelumnya sudah dijelaskan diatas penting juga  untuk dapat menetapkan sebuah target yang nantinya akan ingin dicapai, terutama pada saat nantinya kamu akan memulai berinvestasi. Yang dimaksudkan dengan pencapaian sebuah target di sini yaitu nantinya kamu harus dapat mengetahui berapa keuntungan yang nantinya ingin dicapai saat return sehingga kamu juga dapat mempunyai arah dan juga sebuah tujuan ketika nantinya berinvestasi. Dengan menyusun sebuah pencapaian target, investasi yang nantinya akan dijalankan akan semakin terarah.

Berapa Lama Ingin Berinvestasi


Ada dua jenis investasi yang dimana tentunya hal ini bisa kamu lakukan, yaitu investasi dengan jangka pendek dan juga investasi jangka panjang, terutama untuk kamu yang memang ingin investasi saham. Untuk investasi jangka pendek, sendiri yang dimana nantinya kamu perlu memperhatikan juga waktu yang tepat untuk dapat membeli dan juga untuk dapat menjual kembali saham. Sementara untuk sebuah investasi yang merupakan investasi jangka panjang, yang dimana nantinya juga akan lebih difokuskan pada investasi saham yang juga akan dibeli dan juga akan dijual serta pada kisaran harga berapa saham yang nantinya akan dibeli dan juga akan dijual kembali. 

Itulah beberapa hal yang dimana penting untuk kamu perhatikan sebelum memulai berinvestasi. Dimana sebelum memulai investasi baik saham, forex atau lainnya beberapa hal di atas juga perlu kamu perhatikan agar terciptanya sebuah investasi yang nantinya dapat menguntungkan dan juga dapat kamu pahami alurnya. Semoga informasi ini membantu, Terimakasih. 

Aplikasi Investasi untuk Pemula, Yuk mulai investasi!!

Untuk millennials dan juga Gen Z dalam memulai berinvestasi saat ini, dimana menjadi sesuatu hal yang memang sedang trend. Pandemi yang sekarang mengharuskan banyak orang untuk kehilangan pekerjaan namun juga, dalam hal ini menjadi suatu hal yang pada akhirnya memotivasi banyak orang agar dapat menyisihkan sebagian uang jajan mereka sebagai salah satu bentuk dari berjaga-jaga dalam financial. Namun sayangnya, dimana ranah yang melibatkan saham, pasar modal, obligasi dan juga lain sebagainya  menjadi salah satu hal yang cukup asing di telinga banyak orang awam.

Tentunya dalam hal ini tak perlu minder, ranah perekonomian tersebut yang dimana memang tak mudah untuk dapat di pahami. Untungnya kini dimana banyak sekali didukung dengan aplikasi investasi online yang dimana bisa menjadi salah satu hal yang mengakomodasi kebutuhan para pemula. Aplikasi investasi online tersebut akan membimbing anda untuk dapat menanamkan modal dari yang berjumlah kecil hingga yang besar sesuai dengan semua kondisi keuangan. Namun jika anda masih bingung aplikasi investasi apa sajakah yang dapat menjadi salah satu aplikasi yang bisa anda coba, maka anda tentunya perlu menyimak artikel berikut ini.

Bibit

Nama aplikasi bibit yang dimana kini menjadi salah satu aplikasi investasi yang sedang melejit sehingga anda tentunya pasti pernah untuk dapat mendengarnya. Ini sendiri yang dimana merupakan salah satu dari aplikasi investasi all in one yang dimana aplikasi ini tentunya dapat anda gunakan untuk dapat mengalokasikan dana anda dalam bentuk reksadana, pasar saham hingga juga membeli obligasi. Bahkan dalam aplikasi ini anda juga bisa memilih untuk dapat berinvestasi secara syariah. Di dalam aplikasi ini yang dimana nantinya ada terdapat Al bernama Robo Advisor. Yang dimana nantinya dapat akan dapat membantu anda untuk bisa memilih jalur investasi dengan berdasarkan penghasilan dan juga dana yang nantinya akan ingin anda alokasikan. Setelah registrasi dan juga anda sudah memasukkan semua data, Robo Advisor yang dimana nantinya akan dapat mengelompokkan beberapa profil dengan menjadi tiga jenis, yaitu sebuah konservatif, moderat, dan  juga agresif. Jika.

Artinya anda termasuk salah satu orang yang konservatif artinya dimana anda nantinya akan cenderung untuk dapat memulih aman dan juga nantinya anda akan dapat menghindari risiko, profil moderat tentunya juga dalam hal ini anda sedang cocok dalam investasi jangka pendek, sedangkan jika agresif dimana nantinya berarti anda nantinya akan siapa dapat memilih ingestasi yang menggunakan risko yang cukup besar pula nantinya. Tenang nantinya di dalam aplikasi ini anda juga akan dibimbing sampai bisa.

Jika nantinya anda termasuk orang yang konservatif maka artinya anda akan lebih memilih yang lebih aman dan juga menghindari beberapa risiko, jika anda profil moderat berarti dimana nantinya anda akan cocok investasi jangka pendek, sedangkan jika anda tipe yang agresif berarti anda yang nantinya akan siap memilih investasi yang dimana mempunyai keuntungan besar dengan risiko yang besar pula. Tenang saja, disini anda akan benar-benar dibimbing sampai bisa. Menyasar Millennials dan juga Gen Z, anda yang dimana juga bisa dapat berinvestasi dengan melalui saldo gopay dan juga dengan Link sAja. Keunggulan lain dari adanya Bibit yang dimana nantinya aplikasi ini sendiri telah tersertifikasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. 

Bareksa

Berikutnya yang juga merupakan salah satu dari aplikasi yang juga bisa menjadi salah satu pilihan yang anda gunakan untuk dapat memulai berinvestasi dengan mudah dan juga nyaman yaitu Bareksa. Melalui sebuah deskripsinya yang ada di Play Store, yang dimana Bareksa sendiri mengklaim bahwa dirinya adalah sebuah marketplace perusahaan yang dikelola sebagai manajer investasi. 

Pilihan untuk dapat berinvestasi di Bareksa sendiri juga sangat bermacam-macam. Mulai dari banyakan reksa dana, surat berharga negara (SBN), emas, hingga juga umroh. Seluruh informasi yang diman ada di dalam produk yang nantinya akan menjadi salah satu yang akan  dijabarkan di dalam aplikasi, termasuk juga nantinya di dalam aplikasi ada pergerakan harga, profit yang nantinya akan mungkin dihasilkan, hingga juga beberapa risikonya. Sebelum anda dapat membeli, Bareksa juga yang dimana nantinya akan melakukan sebuah simulasi pergerakan dana yang dimana dalam hal ini sendiri bisa digunakan untuk setiap produk.

Jadi anda nantinya bisa memperkirakan untung-rugi yang nantinya mungkin akan anda dapatkan. Tersedia pula beberapa lembar portofolio untuk setiap aset yang dibeli oleh pengguna. Sebagai informasi, dimana Bareksa juga menjadi aplikasi yang juga telah dapat sertifikasi dari OJK dan juga merupakan salah satu dari mitra distribusi SBN retail. Jadi tentunya anda akan lebih dapat mempercayai aplikasi ini. 

HSB Investasi

Pilihan selanjutnya yaitu jatuh pada HSB Investasi. Sedikit info bahwa aplikasi ini mungkin akan sedikit lebih berbeda dibandingkan aplikasi yang sudah kita bahas sebelumnya. Dimana aplikasi ini sendiri adalah salah satu aplikasi yang diperuntukan untuk pengguna yang dimana telah memiliki pengalaman sebelum menanam modal. Dalam aplikasi ini juga produk yang ditawarkan pun sangat beragam, mulai dari forex ( mata uang), logam mulia, indeks saham dan juga beberapa produk investasi lainnya.

Semua kegiatan di dalam aplikasi ini yang juga nantinya akan diawasi oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia  atau yang disingkat dengan (BAPPEBTI), ICDX, serta juga ICH. Salah satu fitur yang juga menjadi salah satu keunggulan dari aplikasi ini adalah adanya HSB Investasi CITRA (Clearing Information of Trade). Ini yang dimana merupakan sebuah fitur yang digunakan untuk dapat memudahkan pengguna untuk dapat melihat setiap transaksi yang nantinya dilakukan secara langsung. Dengan begitu, transparansi pun dalam aplikasi ini selalu terjaga. 

Tanamduit

Ada lagi aplikasi yang bernama Tanam Duit. Aplikasi yang satu ini adalah aplikasi yang dimana memiliki desain yang sangat colorful, menunjukkan bahwa aplikasi ini sendiri adalah aplikasi yang menyasar anak-anak muda yang memang ingin berinvestasi. Tanam Duit sebenarnya  juga memiliki empat macam produk investasi, yaitu  seperti reksa dana, SBN, asuransi, dan juga emas. Namun yang ada di aplikasi ini dan menjadi andalannya adalah emas. 

Menariknya lagi, ketika nantinya anda menabung emas di aplikasi ini, anda yang nantinya juga akan mendapatkan kartu emas. Kartu tersebut yang dimana bisa kamu kirimkan ke orang lain, misalnya saja pasangan atau orangtua. Sistem pencairannya pun dari kartu emas ini sangat mudah, dimana nantinya anda hanya perlu menjualnya lagi dengan lewat aplikasi ini.  Bingung dengan semua sistemnya? Tenang saja, dimana di dalam aplikasi ini akan ada AI dan juga akan ada berbagai artikel yang ada di dalam aplikasi yang dimana dapat membimbing anda. Modal awal yang diperlukan untuk dapat investasi  di aplikasi ini pun cukup rendah, yaitu hanya mulai dari Rp10 ribu. 

Itulah beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk para millenials yang ingin mulai berinvestasi. Aplikasi-aplikasi tersebut juga sudah terpercaya dan juga sudah mengantongi banyak izin, nantinya anda juga tidak akan merasa khawatir lagi. Mempersiapkan dana atau melakukan investasi adalah hal yang sangat penting dilakukan, mengingat nantinya dana darurat akan sangat penting. Selamat mencoba!

Cara Memulai Investasi Saham Untuk Pemula

Investasi saham memang semakin populer. Apalagi, juga saham merupakan salah satu dari produk joker123 investasi yang dimana merupakan sebuah produk investasi yang dimana mudah dan juga bisa memberikan keuntungan yang dimana tidak sedikit. Sebagai investor pemula, maka nantinya harus mengetahui bagaimana cara untuk bermain sebuah saham yang aman dan juga tidak mengalami sebuah kerugian. Hal ini yang dimana tidak lepas dari sebuah tujuan untuk mendapatkan sebuah keuntungan sebanyak-banyaknya di masa depan.

Cara Memulai Investasi Saham Untuk Pemula

Meskipun disebut juga sebagai salah satu dari produk investasi yang mudah, tetapi investasi saham juga merupakan sebuah investasi yang dimana sangat tinggi risiko. Para pemain saham yang dimana bisa saja mengalami sebelum kerugian yang dimana berbentuk dari capital loss, atau justru juga menjadi investasi yang dimana mendapatkan keuntungan hingga 20% lebih dimana dalam jangka waktu yang dimana tidak lama. Lalu bagaimanakah cara untuk memulai investasi saham yang tepat untuk seorang pemula, maka dalam artikel ini akan dibahas beberapa pembahasan seperti berikut tentang cara awal memulai saham bagi pemula. 

Memilih Sekuritas yang Tepat

Untuk dapat memulai investasi saham, maka anda perlu memiliki sebuah rekening efek atau yang dimana disebut juga dengan rekening dana nasabah terlebih dahulu. Rekening ini yang dimana merupakan sebuah rekening yang dapat dibuka di dalam sebuah perusahaan-perusahaan sekuritas. Setelah rekening yang dimakan sudah berhasil untuk anda buat, maka langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah menyetorkan sejumlah uang ke dalam rekening efek tersebut.  Dimana uang yang ada di dalam rekening yang nantinya akan bersifat selayaknya sebuah uang elektronik. Pembelian saham nantinya dapat anda lakukan secara online dan juga dapat dilakukan dengan cara menggunakan uang tersebut.

Sebaiknya nantinya anda sendiri tidak asal untuk dapat memilih broker atau juga sekuritas. Perusahaan yang dimana dalam perusahan sekuritas ini jumlahnya banyak dan juga masing-masing jumlahnya yang dimana banyak dan juga masing-masingnya memiliki tarif transaksi yang dimana sangat berbeda-beda. Biaya transaksi yang dimana menjadi salah satu dari  yang dimana disebutkan di atas dalam sebuah merupakan yang dimana biaya pembelian dan juga biaya penjualan saham. Biaya ini  yang dimana kemudian menjadi salah satu dari sumber penghasilan dari sebuah perusahaan sekuritas yang ada.

Semakin kecil biaya dalam transaksi, maka sebagai nasabah juga nantinya akan semakin diuntungkan. Namun, hal tersebut dimana tidak berarti perusahaan sekuritas tersebut yang dimana menerapkan sebuah tarif mahal itu selalu buruk. Bisa jadi, dimana sebuah pelayanannya lebih bagus dan juga aplikasinya yang mana lebih memuaskan pelanggannya. Setelah anda mantap untuk dapat memilih perusahaan sekuritas yang menurut anda kira-kira merupakan sebuah perusahan yang tepat, maka yang harus segera anda siapkan adalah dokumen untuk dapat membuka rekening efek anda.

Mengatur Pembelian dengan Benar

Sebagai seorang investor pemula, maka sudah sepantasnya perasaan takut rugi menjadi sebuah perasaan yang dimana sudah mulai dihilangkan sedikit demi sedikit. Ragu-ragu yang dimana anda rasakan pada saat di awal memang merupakan sebuah hal yang wajar, tetapi jangan sampai perasaan ragu tersebut dimana merupakan sebuah perasan  yang dimana terus mengganggu dan juga membuat investasi anda hanya jalan di tempat saja, tidak memiliki sebuah kemajuan. Jika masih ragu di awal, maka tentunya anda juga  bisa mencoba investasi saham yaitu dengan biaya Rp5.000 saja. Di dalam sebuah transaksi saham yang dimana hal ini sendiri dikenal dengan adanya satuan lot, satu lot sendiri yang biasanya  berisi 100 lembar saham. Harga dalam satu lembarnya adalah biasanya hanya Rp50, jadi bisa di jumlahkan 1 lot artinya seharga Rp5.000 saja. 

Namun, dengan sebuah bujet kecil seperti yang sudah di sebutkan di atas, apakah nantinya anda akan mendapatkan sebuah keuntungan besar yang anda dapatkan di masa depan? Tentu saja hal tersebut belum bisa. Untuk mencapai sebuah keuntungan yang sangat maksimal, pastinya yang dimana anda lakukan adalah sebuah hal yang tentunya ada saja risiko yang tentunya harus anda diambil. Sebaiknya, pilih lah sebuah nominal yang dimana nominal nya sendiri pas sehingga pada saat anda menerima keuntungan yaitu sebanyak 1% saja, maka nantinya anda sudah bisa merasakan sensasi puas bermain saham. Akan tetapi, jangan habiskan seluruh uang yang ada.Sebaiknya, juga anda bisa gunakan 10% yang dimana berada dari total uang kas yang ada di rekening yang sudah anda kurangi untuk sebuah dana darurat. Setiap bulannya, maka nantinya isi rekening efek yang sebanyak 10% dari penghasilan anda bulanan untuk digunakan membeli saham. 

Pahami Indeks Saham

Di dalam sebuah dunia investasi saham sendiri, dimana ada yang dikenal juga dengan indeks saham. Indeks saham sendiri merupakan sebuah ukuran statistik atau sebuah perubahan gerak harga dari beberapa jenis saham yang kemudian akan dipilih berdasarkan dengan sebuah faktor-faktor tertentu.

Bagi pemula, maka silahkan untuk dapat mencoba investasi saham-saham yang dimana terkumpul di dalam sebuah indeks LQ45 dan juga IDX30. Saham-saham yang ada di dalam saham indeks tersebut yang dimana memiliki nilai likuiditas yang biasanya akan sangat tinggi. Namanya pemula, maka akan tidak apa-apa bila nantinya anda ingin main cantik dan juga ingin merasakan main aman dengan cara mengambil sebuah resiko yang sangat kecil.

Jangan Kapok Bila Rugi

Sama seperti halnya sebuah bisnis yang dimana pada umumnya berbahan saham juga merupakan suatu hal yang  membutuhkan sebuah keberuntungan dan pastinya juga akan mendapatkan sebuah untung dan juga rugi. Maka sebaiknya untuk hal ini anda tentunya bisa menyiapkan diri anda dan jangan panik. Tetap anda harus tenang dan juga sabar, sebab yang dinamakan dengan saham yang dibeli masih ada sebuah kemungkinan untuk dapat naik kembali.

Jika melihat ada sebuah saham dengan harga yang cukup rendah, disarankan dimana untuk anda sendiri langsung membelinya. Cara iniyang dimana  biasa dikenal dengan sebuah nama average down. Dimana hal ini juga menjadi sebuah siasat dan merupakan strategi investasi yaitu dengan cara yang bertahap dan nantinya ketika harga-harga saham yang ada di pasaran mengalami sebuah penurunan. Dengan teknik ini, maka nantinya nilai investasi yang akan anda miliki tentunya tidak akan anjlok, justru nantinya akan mengikuti sebuah kondisi pasar. Ketika nantinya pasar sudah kembali dalam kondisi pulih, keuntungan yang nantinya akan anda dapatkan bisa saja akan lebih besar. 

Itulah beberapa hal yang dimana dilakukan oleh pemula dalam memulai berinvestasi saham, berinvestasi saham adalah sebuah produk investasi yang tentunya memiliki resiko dan anda diharapkan untuk dapat jeli kita bermain saham. Dimana dalam bermain saham juga ada beberapa yang perlu anda perhatikan seperti di atas, yang terpenting juga dimana anda bisa mempertahankan pergerakan harga saham yang dimana dapat menguntungkan anda di dalam beberapa kondisi. Dan juga bermain saham adalah sebuah investasi yang dimana memiliki tingkat resiko yang cukup tinggi dibandingkan dengan reksadana, maka sebelum bermain saham yang harus anda siapkan adalah mental anda agar tidak panik jika anda nantinya mengalami sebuah kerugian. Sekian dengan informasi ini, selamat mencoba. 

Trader Sukses Indonesia Untung Triliunan Rupiah Dari Saham

Kita tahu, sudah banyak sekali trader sukses indonesia yang memiliki keuntungan berlimpah dari trading saham dan juga instrumen investasi lainya. Tahukah anda bahwa orang-orang tersebut sebagai orang-orang terkaya di dunia, dan di antaranya hal ini berkat investasi saham. Para investor tersebut memberikan bukti bahwa trading saham dan instrumen  investasi lainya mampu untuk dijadikan sumber penghasilan utama di samping pekerjaan utama. Hal ini dibuktikan juga dengan, para trader sukses di indonesia, yang bahkan dapat meraup keuntungan hingga triliunan rupiah dari cara mereka trading saham.

Kisah Trader Sukses Asal Indonesia 

Lalu, siapa sajakah mereka para trader sukses indonesia yang berhasil mencatatkan namanya dalam sejarah trading di Indonesia?. Berikut dibawah ini trader sukses indonesia yang beberapa diantaranya bahkan mempunyai kekayaan hingga triliunan rupiah. 

Trader Sukses Indonesia yang Sukses Bermain Saham

John Wen

John Wen adalah salah seorang trader sukses asal indonesia, Ia salah satu trader sukses di usia musa yang patut menjadi panutan bagi para generasi milenial dalam hal berinvestasi saham. John Wen sendiri mengawali investasi sahamnya bersama situs resmi sbobet indonesia pada 2010 di saat dirinya masih berusia 20 tahun, John sendiri kini memiliki kekayaan yang berlimpah berkat kesuksesan bermain saham. Awalnya, ia membeli saham perusahaan unggulan, terutama dari sektor perbankan. Namun berkat keuletan dan strategi jitu ia kini paham bagaimana membeli saham yang menguntungkan.

Andika Sutoro Putra

Kesuksesan dalam dunia trading saham kembali juga ditunjukkan oleh sosok generasi milenial yaitu Andika Sutoro Putra yang sudah sukses menjadi trader di usia 24 tahun. Menurut Andika Sutoro Putra, orang-orang terkaya di dunia lah yang banyak menginspirasi dan mengajarinya rahasia trader sukses, salah satunya untuk terus dapat menambah nilai investasi. Pemuda ini juga menggeluti bidang trading saham sejak usia 15 tahun dengan dana modal yang berasal dari usaha berjualan CD suara sarang walet. Setelah 9 tahun berlalu dan bertahan dengan investasi saham, ia sekarang bisa mengumpulkan kekayaan, dengan total kekayaannya yang lebih dari Rp.40 miliar. Fantastis.

Desmond Wira

Trader sukses selanjutnya adalah Desmond Wira bagi para pemain lama dalam dunia investasi, mungkin sudah tidak asing dengan sosok ini. Apalagi ia pun pernah menulis beberapa buku tentang topik ini.Ia juga sering membagikan beberapa strategi sukses, dan juga kisah sukses para trader di indonesia baik melalui sebuah buku atau melalui seminar ataupun melalui diskusi langsung. Desmon sendiri, memulai karirnya dalam berinvestasi dengan cara nebeng rekening milik temannya, dahulu ia telah mengalami banyak kerugian, dimana kerugian terbesarnya terjadi akibat krisis moneter di tahun 1998.

Ellen May

Contoh trader wanita sukses di indonesia yang patut untuk di banggkan adalah Ellen May, seorang trader saham, juga entrepreneur dan juga pemilik dari PT Ellen May Indonesia. Sepanjang perjalanan tradingnya, elen sendiri sudah mengalami banyak sekali kegagalan dan perjuangannya cukup sulit. Bahkan pada tahun 2008 ia pernah berhenti trading karena krisis ekonomi tahun 2008. Setelah itu ia dapat bangkit kembali lagi berkat strategi trading yang ia miliki, tidak hanya itu ia juga bahkan pernah mendapatkan keuntungan sebanyak 600% dan 1500% pada tahun 2013.

Hary Suwanda

Trader sukses selanjutnya yang berasal dari indonesia adalah Hary Suwanda salah seorang pria yang berasal dari Surabaya, dan telah memulai trading sejak tahun 2004. Saat itu, setelah dirinya mengalami PHK di tahun 1998, Hary mulai mempelajari dunia trading saham di tahun 2004 melalui bursa Amerika. Seiring dengan berjalanya waktu, ia sendiri telah meraih banyak sekali kesuksesan dari trading saham hingga kini menjadi CEO Luken Capital Resoucrce.

Suherman

Siapa bilang trading saham hanya bisa dilakukan untuk para kalangan berpendidikan dan juga berharta?. Sosok suherman yang bekerja sebagai satpam bisa mematahkan anggapan tersebut. Berkat lingkungan kerja, serta anjuran dari atasannya ini lah yang membuat Suherman mulai terjun ke dunia trading saham sejak tahun 2008, dengan tujuan awal untuk coba-coba. Namun ternyata hasilnya sangat fantastis, dengan modal kurang dari 10 juta dan juga kepiawaianya ia bisa meraup profit dengan konsisten antara 50-60% per tahunnya.

Lo Kheng Hong

Lo Kheng Hong adalah sosok trader veteran yang dikenal sebagai Warren Buffetnya indonesia, berkat kepiawaian dalam melakukan trading saham. Pria ini dapat menjadi seorang trader saham sukses di indonesia berkat berinvestasi dan bertrading dengan tekun sejak tahun 1989. Setelah bersabar dan berhemat selama kurang lebih 17 tahun ia kini juga bisa menikmati hasilnya. Total nilai aset saham yang ia miliki dari sahamnya nya berjumlah 2,5 triliun rupiah. Benar-benar sosok yang sangat menginspirasi.

Secundo Lee

Secundo Lee seorang trader yang berasal dari Surabaya tetapi ia menetap dan tinggal di negara Singapura. Secundo Lee terkenal dengan tekniknya dalam bertrading dengan nama Lazy Trader. Bahkan juga pernah menerbitkan buku mengenai trading forex berdasarkan dengan caranya. Teknik-teknik trading Secundo antara lain seperti Bulletproor, Hatabysa,Composite dan CATS juga COMMO. Secundo Lee sendiri merupakan salah satu trader dengan kemampuan lengkap, mempunyai analisis yang gevar serta teknikal maupun fundamental dan juga sisi programingnya yang luar biasa. Dan bukti ini yang menunjukkan bahwa ia juga benar-benar menjadi sukses dari forex yaitu dengan hampir setiap minggunya di habiskan berkeliling dunia, hal tersebut kerap ia tunjukan pada lama facebooknya. Sampai-sampai ia menyebut dirinya sendiri seperti burung karena terlalu sering terbang kesana kemari. Hoby yang dimiliki salah satu trader indonesia ini yaitu berpetualang di alam bebas. Sayangnya hal ini juga yang berhasil merenggut nyawanya ketika melakukan paralayang di kota Batu pada 12 September 2016. Pada saat itu ia terjatuh, pada saat itu ia masih dapat menghubungi temannya namun kemudian kesadaran memburuk akibat luka parah yang ia alami di bagian punggung.

Rico Ferdinand

Nama Rico Ferdinand Yapitra alias Roco FY mungkin sudah tidak asing lagi. Trader asal tangerang ini sudah berani total untuk menekuni dunia trading dengan memutuskan untuk menjadi full time trader. Seperti para trader umumnya Rico Ferdinand pun sempat mengalami jatuh bangun dalam bisonya tradingnya. Namun karena tekad dan strategi yang ia miliki, ia bisa menjadi salah satu trader sukses asal indonesia.

Itulah beberapa kisah dari para trader sukses yang ada di indonesia. Kisah mereka yang sangat inspiratif semoga dapat memotivasi anda semua yang sekarang mungkin sedang terjun kedalam dunia trading saham. Untuk menjadi seorang yang ahli dalam trading saham, anda harus diminta untuk memiliki strategi dalam melakukan hal tersebut. Semoga artikel ini dapat berguna untuk anda, dan untuk mengecek beberapa artikel kami lainya tentang investasi & saham. Terimakasih.

Mengupas Segala Macam Dunia Investasi 2-2

Jika sebelumnya kita sudah berbicara mengenai pengertian masalah investasi dari para ahli, masuk pada jenis investasi, lalu fungsi serta manfaat dari investasi. Maka, selanjutnya kita akan bisa mengupas lebih dalam mengenai tujuan dari investasi tersebut, resiko yang dihasilkan dari adanya investasi tersebut hingga beberapa hal lagi yang lebih mendalam dari investasi ini.

Maka dari itu mari kita bahas lebih lanjut mengenai investasi agar kita dapat memilih mana investasi yang sesuai dengan keinginan kita dan akan menghasilkan keuntungan buat kita kedepannya.

 

 Tujuan Investasi

  • Investasi bertujuan agar mendapatkan hasil dari keuntungan yang telah diperoleh berupa uang, bunga, royalti, deviden, dan lain-lain
  • Investasi bertujuan agar dapat mengubah dana yang spesial menjadi dana untuk kepentingan sosial dan kepentingan umum.
  • Investasi bertujuan agar dapat memaksimalkan keuangan yang dimiliki saat ini sehingga akan menghasilkan lebih dari yang dikeluarkan.
  • Investasi bertujuan agar memiliki dan dapat mengontrol sebuah perusahan lain dengan cara berinvestasi diperusahaan tersebut.
  • Investasi bertujuan agar mendapatkan bahan baku yang lebih dan berhasil membuat produksi untuk pasaran mencukupi.

 

Pengertian Risiko Menurut Para Ahli

Berikut ini pengertian risiko menurut para ahli, yang terdiri dibawah ini :

  1. Arthur Williams dan Richard, M.H
    Menurut Arthur Williams dan Richard, M.H pengertian dari risiko ialah hasil dari variasi yang telah terjadi dimasa periode yang telah ditentukan.
  2. A. Abas Salim
    Menurut A. Abas Salim, risiko ialah kerugian yang terjadi karena tidak adanya kepastian dari hasil yang telah diharapkan.
  3. Soekarno
    Pengertian dari kata risiko menurut Soekarno adalah hal yang tidak pasti dalam suatu kejadian.
  4. Herman Darmawi
    Menurut Herman Darmawi pengertian dari kata risiko ialah suatu hasil yang tidak sesuai dengan apa yang diinginkan.
  5. Subekti
    Pengertian menurut Subekti adalah harus membawa tanggung jawab dari kesalahan yang terjadi, meskipun kesalah dari pihak lain.
  6. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)
    Pengertian risiko menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah suatu kejadian yang membuat perusahaan menjadi rugi
  7. Ferdinand Silalahi
    Menurut Ferdinand Silalahi pengertian dari risiko adalah kerugian yang terjadi dari hasil yang diharapakan.
  8. Prof. Dr. Ir. Soemarno, M.S
    Menurut Prof. Dr. Ir. Soemarno, M.S pengertian dari risiko adalah timbulnya kerugian yang terjadi karena adanya ketidak pastian dan tidak mengutungkan dalam suatu kejadian.

Risiko Investasi

Setiap melakukan sesuatu pasti akan ada resiko yang terjadi, tidak dipungkiri jika melakukan investasi punya mempunyai resiko. Resiko yang dihadapi bagi investor ialah saat mengalami kegagalan untuk mendapatkan hasil lebih rendah dari investasi yang dikeluarkan terlebih dahulu.

Berikut jenis-jenis resiko yang terjadi pada saat melakukan investasi yang telah dikemukakan oleh Reilly :

  1. Business Risk
    Kerugian yang dialami oleh sebuah perusahaan karena keuntungan yang didapat tidak sesuai dengan keuntungan yang diharapkan, dengan kata lain keuntungan yang seharusnya lebih banyak dari investasi yang dilakukan sebelumnya malah mengalami penurunan yang menyebabkan kerugian.
  2. Financial Risk
    Timbulnya sebuah risiko yang terjadi pada saat berinvestasi ialah dengan menggunakan dana investasi tersebut untuk utanga. Jadi Investor akan mengalami kerugian.
  3. Liquidity Risk
    Risiko yang muncul karena sebuah perusahaan tidak dapat membayar kewajibanannya kepada penerima dana yang mengalami kesulitan likuiditas .
  4. Exchange
    Exchange merupakan risiko yang berkaitan dengan adanya masalah nilai mata uang dalam negeri dan nilai mata uang luar negeri yang berdampak kerugikan.
  5. Country Risk
    Jika suatu negara mengalami politik yang tidak stabil dan perekonomian yang menurun akan mengakibatkan kerugian bagi para investor yang telah melakukan investasi karena pasti akan mengalamai penurunan bukan keuntungan atau kenaikan yang di dapat.

Menurut Tandelilin faktor yang menyebabkan besarnya risiko yang dialami saat melakukan investasi, antara lain sebagai berikut :

  1. Risiko Suku Bunga
  2. Risiko Pasar
  3. Risiko Inflasi
  4. Risiko Bisnis
  5. Risiko Financial
  6. Risiko Likuiditas
  7. Risiko Nilai Tukar Mata Uang
  8. Risiko Negara

Secara umum risiko yang terjadi menurut Hanafi, sebagai berikut :

  • Risiko Murni / Pure Risk
    Risiko Murni adalah suatu hal yang merugikan dari peluang yang memang bukan menguntungkan , dengan kata lain bahwa kerugian tetap akan terjadi. Suatu risiko  murni yang terjadi bukanlah membawa keuntungan melainkan memberikan kerugian dan jika kerugian berlangsung lama maka hanya ada 2 pilihan : rugi atau tutup sementara. Faktor risiko murni ialah pencurian, kecelakam, kebakaran dan lain-lain.
  • Risiko Spekulasi / Speculative Risk
    Risiko Spekulasi adalah segala kemungkinan yang terjadi dengan adanya 2 hal yaitu kerugian yang didapatkan atau keuntungan yang di peroleh. Terjadinya risiko terdiri dari 3 macam seperti untung, rugi dan break event sebagai contoh melakukan investasi saham atau melakukan investasi yang dengan segala kemungkinan yang ada.
  • Risiko Bisnis / Business Risk
    Risiko Bisnis adalah suatu risiko yang dimana akan dihadapi oleh semua perusahaan dengan mempunyai kualitas pasaran yang unggul dan mempunyai produk yang dibutuhkan oleh pasaran. Terjadinya ketidakpastiaan dari hasil yang didapat akan memicu risiko bisnis ini.
  • Risiko Strategi / Strategic Risk
    Risiko Strategi ialah suatu risiko yang dihadapi dengan adanya masalah yang tidak dapat diperkirakan lalu menghasilkan kerugian tanpa diduga. Seperti perekonomi suatu tempat yang meunrum, politik yang ikut ambil ahli dalam risiko ini.
  • Risiko Keuangan/ Financial Risk
    Risiko Keuangan ialah risiko yang timbul berdasarkan pengerakan finansial dipasaran yang tidak stabil. Dapat membuat kerugian yang terjadi karena suku bunga yang meningkat atau kebutuhan yang tidak dapat terpenuhi.

Tipe – Tipe Investasi

Dibawah ini merupakan tipe-tipe investasi :

  1. Conservative
    Seorang investor yang memiliki tipe ini cenderung melakukan investasi untuk memperbaiki kualitas keluarga maupun diri sendiri, dengan waktu investasi yang panjang. Untuk seorang investor ini cukup memiliki pemikiran yang panjang untuk masa depan dengan risiko yang sangat rendah. Berinvestasi untuk pendidikan, investasi asuransi, investasi tabungan berjangka, berinvesatsi program pensiun, dan lain-lain.
  2. Defensive
    Investor yang mengamati terlebih dahulu untuk melakukan investasi agar tidak terjadinya kerugian sekecil mungkin dan mendapati keuntungan yang besar, untuk tipe investasi ini sebagian besar terbebas dari segala risiko yang ada. Karena investor benar-benar berhati-hati sekali untuk melakukan investasi diwaktu tepat.
  3. Aggressive
    Investor Aggressive ini adalah kebalikan dari investor conservative, kenapa bisa begitu ?? Karena investor ini sangat teliti untuk mengambil keputusan dan menganalisa suatu portofolio yang dipunya. Investor aggressive ini lebih banyak melakukan waktu investasi dengan waktu yang sangat singkat untuk mendapatkan keuntungan yang besar pula. Meskipun investor ini tahu bahwa setiap melakukan investasi pasti ada kerugian yang didapat tapi tetap akan melalukan investasi dengan cara ini.
  4. Moderately Aggressive
    Investor yang memilih investasi moderately aggressive berlawan jauh dengan investor yang memilih Aggressive. Karena investor ini memilih untuk tenang tidak melakukan hal yang ekstrim dalam bertindak, investor ini lebih memilih untuk mendapatkan untung dengan melihat kemungkinan yang terjadi dan menganalis pula kemungkian risiko yang ada terjadi. Jika sudah memikiran dengan matang maka investor ini akan melakukan investasi  dengan cara yang sangat tenang.
  5. Balanced
    Investor yang satu ini tidak kalah dengan investor lainnya, karena investor ini mempunyai pemikiran untuk dapat memiliki risiko yang sama. Dengan kata lain, sama untuk segala kemungkinan yang terjadi dan memiliki keuntunga atau risiko yang sama jika mengambil suatu keputusan. Investor ini sangat berhati-hati dalam bertindak pada saat mengambil sebuah investasi, dengan investasi yang memiliki risiko dan pendapatan yang diperoleh dengan seimbang.

Cara Untuk Mengatasi Timbulnya Risiko

  1. Menerima
    Dengan segala kemungkinan yang ada, baik dari kerugian yang didapat maupun keuntungan yang didapat. Maka harus menerima segala risiko yang ada, jika banyak biaya yang harus keluar dibandingkan dengan pemasukan yang ada maka akan terjadi kerugian namun jika pengeluarkan yang di terima tetapi memperoleh prmasukan yang lebih besar dari yang dikeluarkan maka keuntungan yang didapat. Hanya bagaimana cara untuk mengelolah dan memilih mana yang akan diperoleh apakah keuntungan atau kerugian.
  2. Menghindari
    Dengan cara menghindari suatu risiko yang ada maka kita hanya akan menanggap bahwa risiko dapat dihindari, untuk awal mungkin dengan cara menghindari adalah hal yang sangat mudah namun itu tidak berjangka panjang. Menghindari yang seharusnya memang dilakukan dari awal maka akan memperkecil suatu risiko yang ada. Namun lebih baik jika risiko itu sudah terjadi untuk diselesaikan dan dihadapi agar kita dapat mengambil kesimpulan ini dan menjadikan pelajaran untuk kedepannya.
  3. Mencegah
    Banyak cara untuk mencegah terjadi sebuah risiko, dengan cara mencegah maka kita akan melakukan persiapan semaksimal mungkin agar risiko yang didapat sangatlah kecil. Namun kenyataan setiap melakukan pencegahan tidak semua dapat berjalan dengan lancar. Maka tetaplah menyedikan ruang kosong untuk merasakan risiko kegagalan.
  4. Membagikan
    Setiap risiko yang terjadi pasti akan berdampak buruk untuk yang menerima, namun ada sedikit tenang jika bisa membagi sebuah risiko kepada orang lain. Dengan ini bukan hanya kita saja mendapatkan risiko ini tetapi orang lain atau pihak ketiga pun akan mengalami risiko tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan Investasi

Berikut ini merupakan keuntungan dan kerugian yang diperoleh dengan investasi, yaitu :

Produk Perbank 

Tabungan

  •  Kelebihan :
  1. Mudah untuk mengambil kapan saja (Counter Bank dan ATM)
  2. Melakukan transaksi dengan mudah (Pembayaran, pembelian, penukaran uang, dan lain-lain)
  3. Dijamin oleh pemerintah
  • Kekurangan :
  1. Suku bunga yang sangat redah dibandingkan tingkat inflasi
  2. Kenanya biaya pajak untuk jumlah tertentu

Rekening Koran ( Giro atau Cheque )

  • Kelebihan :
  1. Mudah untuk mengambil pencairan dana kapan saja ( Counter Bank )
  2. Pembayaran yang bisa dilakukan tanpa menggunakan uang tunai
  3. Di jamin oleh pemerintah
  • Kekurangan :
  1. Tidak dapat bunga, hanya biaya giro atau cheque yang rendah
  2. Kena nya biaya pajak

Deposito Berjangka

  • Kelebihan :
  1. Mudah untuk mengambil pencairan dana kapan saja namun dengan waktu tertentu ( Counter Bank )
  2. Tingginya suku bunga yang didapatkan
  3. Lebih mudah untuk mendapatkan utang dengan bank krna adanya jaminan
  • Kekurangan :
  1. Mendapatkan penalti jika melakukan pengambilan sebelum jatuh tempo
  2. Ada biaya pajak

Demikian penjelasan mengenai investasi berdasarkan Tujuan Investasi,Pengertian Risiko Menurut Para Ahli, Risiko Investasi, Tipe-tipe investasi dan Kelebihan dan Kekurangan Investasi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita yang ingin berinvestasi.

Daftar Investor Paling Sukses di Dunia

Ditengah derasnya arus kapitalisme. banyak sekali yang kita tahu tentang tokoh-tokoh pekerja keras dan juga profesional yang sukses dalam pekerjaannya. Mereka tidak hanya bekerja namun juga menyusun strategi, mereka sendiri untuk dapat mencapai kesuksesan. Biasanya orang yang memiliki kapitalis adalah seorang investor. Seorang investor terbaik biasanya tahu cara untuk bagaimana membangun keberuntungan dan melipat gandakan uang yang mereka punya. Dengan kata lain orang-orang tersebut berpikir tentang bagaimana mana uang-uang yang mereka miliki dapat menghasilkan uang lain nya. 

Investor Paling Sukses 

Seperti dalam artikel ini akan kita bahasa beberapa sosok investor sukses di dunia yang berhasil mengembangkan usahanya. Seperti yang kita tahu banyak sekali cara yang bisa di gunakan untuk mendapatkan keuntungan tinggi dengan menjadi seorang investor, seperti orang-orang di bawah ini yang sukses menjadi seorang investor sukses di dunia. 

Warren Buffett

Warren Buffett, siapa dari anda yang tidak tahu tentang  Warren Buffett, sebagai Oracle of Omaha yang memiliki sebuah gelar yaitu investor terbesar di dunia. Selama ini dalam dekade panjang keberhasilan Buffet di pasar saham sudah sangat terkenal, Buffet sendiri sangat identik dengan caranya untuk menjalankan bisnis dan dapat berhasil mendongkraknya pasar saham yang luar biasa. Pada tahun 1962  Warren Buffett menjadi salah seorang miliarder dikarenakan keuntungan yang sangat besar dari beberapa kemitraan. Dia berinvestasi dan kemudian mengambil alih sebuah perusahan manufaktur tekstil Berkshire Hathaway. Tidak hanya disitu saja, ia juga mengalihkan perhatiannya ke sektor asuransi dengan menggunakan nama Berkshire Hathaway. Pada tahun 1988, Buffet mulai membeli saham dari perusahaan The Coca-Cola dan pada akhirnya berhasil mempunyai 7% saham dengan harga USD 1,2 miliar. Tidak hanya sampai di situ Berkshire juga mempunyai sham-saham lainnya, seperti di American Express, Apple, Dairy Queen, IBM, Geico, dan juga Fruit of the Loom. 

George Soros

George Soros yang merupakan salah seorang tokoh bisni kelahiran AS Hungaria ini dan juga merupakan seorang filantropis terkemuka. Lahir di Hongaria yang pada saat itu diduduki oleh Nazi, soros pada akhirnya pergi bermigrasi ke Inggris di tahun 1974 dan menjadi seorang mahasiswa di London School Economics. Sebelum pada akhirnya ia mendirikan Soros Fund Management, Ia sempat bekerja di New York dengan F.M Mayer, Wertheim dan juga Co dan Arnold dan S pada saat itu. Soros Fund yang pada saat itu mengelola Quantum Group of Funds atau yang disebut juga Quantum Fund. Ia pada saat itu juga mendukung kuat pengungsi imigran lainnya. Dan pada bulan September di tahun 2016, Soros sendiri mengumumkan bahwa yayasan akan menginvestasikan dana sejumlah USD 500 juta pada perusahan-perusahaan yang juga didirikan oleh para pengisi meingrann khususnya yang berada di Eropa.  

Pangeran Alwaleed Bin Talal Alsaud

Tidak hanya sebagai salah seorang investor terbaik di dunia, pangeran  Alwaleed Bin Talal Alsaud juga sangat berpengaruh besar di Arab Saudi. Ia berhasil untuk menimbun kekayaan lewat Kingdom Holding Company dimana dirinya lah sebagai pendiri. Tidak hanya itu saja apangeran ini juga berinvestasi di hotel, real estate dan keuangan perbankan dan juga merambah ke media, internet, teknologi serta entertainment. Kepemilikanya juga bebag salah satu pemegang saham Twitter dan juga Citigroup serta beberapa perusahaan manajemen hotel besar seperti Four Seasons Hotels & Resorts, Movenpick Hotels, Fairmont Raffles Holding, dan juga kepemilikan real estate hotel seperti salah satunya Hotel George V yang sangat megah di Paris dan juga saham di Savoy Hotel di London.

Carl Icahn

Carl Icahn sendiri merupakan salah seorang investor yang sanata terkenal dan menjadi seorang investor yang saham dihormati di Amerika serikat. Sebagai pemilih dari Icahn Enterprises, Ia mempunyai peran penting dalam industri pasar saham. Beberepa idnsutri yang juga di milikinya telah ia ivenstasikam ke dalaam idnsurti game, mobil, logam, real estate dan rumah mode. Carl Icahn sendiri juga dikenal sebagai salah satu yang memulai karir investasinya di Wall Street sebagai salah satu pialang saham pada tahun 1961. Dan hampir tujuh tahun kemudian ia juga membentuk Ichan & Co sebagai salah satu perusahan sekuritas. Tidak hanya disitu saja posisi yang mayoritas ia tempati adalah sebagai orang yang mengendalikan perusahaan termasuk juga dengan perusahan Western Union, RJR Nabisco, Texaco, Phillips Petroleum, Gulf & Western, USX, E-II (Culligan dan Samsonite), Imclone, Can Amerika,Marvel Comics, Revlon,, Fairmont Hotels , Blockbuster dan juga Kerr-McGee.

Alisher Burkhanovich Usmanov

Alisher Burkhanovich Usmanov merupakan seorang raja bisnis yang berasal dari Rusia kelahiran Uzbek. Sejak tahun 2014 ia dilaporkan menjadi orang terkaya di Rusia dengan semua total kekayaan yang dilaporkan pada saat itu USD 14,4 miliar. Sama seperti rekan senegaranya yang juga sama-sama miliarder Roman Abramovich, Usmanov, juhya mempunyai minat terhadap logam dan operasi pembangunan meskipun untuk eksploitasinya sangat jauh. Di Antara kepemilikan yang luas sebagai salah satu konglomerat di Rusia, Metalloinvest juga mempunyai berbagai macam bisnis logam dan  juga pertambangan. Investasi lainnya yang juga tak kalah besar adalah Kommersant Publishing Houses,dan di grup Arsenal F.C sebesar 29%, serta saham Xiaomi. 

Mikhail Prokhorov

Milyader selanjutnya yang juga berasal dari Rusia yaitu Mikhail Prokhorov. Memperoleh kekayaannya dari industrialisasi terkemuka yang berada di negara itu, serta Ia juga memiliki saham dengan jumlah besar di perusahan multinasional, tertuma di sektor logam dan juga pertaambanagn. Salah satu perusahaan yang diinvestasikan adalah Norisk Nickel, yang merupakan salah satu produsen nikel dan paladium terbesar di dunia di bawah kepemimpinan. Dan pada tahun 2007, ia juga memutuskan untuk berpsisah dengan mitra bisisn janga panjanya pada sata itu Vladimir Pontanin. Setelah keputusan ya untuk meninggalkan interros, ia akhirnya  meluncurkan perusahaan investasinya sendiri, dengan nama  ONEXIM Group, dengan aset perusahaan tersebut senilai USD 17 miliar.Investasi penting lainnya yang juga ia miliki Renaissance Capital dan Optogan.

Harold Simmons

Harold Simmons merupakan salah seorang pengusaha asal AS merupakan seorang miliarder dimana keahlian pemasaran membantunya untuk mengkonsep sualisaksikan leveraged buyout (LBO) yang sudah berhasil digunakannya untuk mengakusisi di berbagai perusahan lainnya. Pada awal mulai karir berinvestasinya ia membeli sebuah toko obat dengan uang tunai pada saat itu USD 5.000 dan juga pinjamannya USD 95.000. Dan pada satu dekade kemudian ia menjual bisnisnya ke Eckerd Corporation dengan harga USD 50 juta. Langkah tersebut lah yang mengawali kariernya sebagai salah seorang investor,dan tidak lama setelah itu  ia sempat berupaya untuk mengambil alih Lockheed Corporation, dengan saham yang ia peroleh hampir 20% namun pada akhirnya gagal. Simmons sendiri meninggal pada tahun 2001. Dan saat itu ia mempunyai investasi di Contran Corporation dan Valhi Inc. 

David Tepper

David Tepper sendiri salah satu dari beberapa miliarder manajer hedge fund yang pada saat itu telah memberikan kinerja yang cukup kuat di tahun-tahun sejak krisis keuangan melanda dunia. Dan pada tahun 1992, bersama dengan Goldman Sachs, ia sendiri memulai hedge fund sendiri miliknya, Appaloosa Management. Dan pada tahun 2009, David Tepper tercatat telah mengantongi keuntungan sebanyak USD 7 miliar berkat kepemilikan sahamnya di Bank of America di mana pada saat itu harga per sahamnya telah mencapai USD 3. 

Itulah beberapa investor terkemuka di dunia yang terkenal sebagai investor paling sukses di dunia. Semoga kisah dan pencapaiannya dapat menjadi sebuah inspirasi untuk kita semua. Selamat berinvestasi!

Alasan Untuk Membeli Obligasi dan Juga Alasan Untuk Tidak Membelinya

Penjelasan singkat mengenai obligasi, Obligasi yaitu merupakan salah satu jenis aset penting digunakan untuk ditambahkan dalam portofolio seorang investor. para investor terkadang dibingungkan dengan beberapa pilihan produk investasi yang tersedia bagi mereka. Mereka mungkin sulit memahami istilah keuangan untuk menjelaskan setiap produk investasi yang ada. Dengan cara membeli obligasi, berarti Anda sudah meminjamkan uang kepada pemerintah atau sebuah investor perusahaan. Untuk beberapa periode tahun tertentu, jika anda membeli obligasi anda akan mendapatkan pembayaran keuntungan bunga secara reguler di akhir pada masa jatuh tempo, dan nantinya anda akan mendapatkan modal anda kembali. Itu adalah sebuah teori dari obligasi. Namun, kenyataannya adalah sedikit lebih rumit. Berikut ini adalah kelebihan serta kekurangan dari produk investasi obligasi yang dapat pertimbangkan sebelum anda memutuskan berinvestasi di instrumen ini.

 

Alasan-alasan mengapa sebaiknya anda berinvestasi di obligasi yaitu pertama anda akan menerima pendapatan secara stabil dari pembayaran bunga yang anda peroleh dan adanya potensi keuntungan juga dari kenaikan nilai investasi sebelumnya dari harga pembelian. Penting juga bagi beberapa investor untuk memperoleh return secara reguler. Terlebih dengan, hal ini nantinya akan menjadi sangat penting bagi mereka investor yang sudah pensiun atau bagi mereka juga yang ingin menambahkan income bulanan dengan cara pendapatan dari uang simpanannya. Dari produk ini anda akan mendapatkan return yang konsisten jika anda berinvestasi dengan produk obligasi.
Anda juga harus tahu secara pasti berapa banyak return yang nantinya akan anda peroleh diperoleh dan pada tanggal berapa diterimanya. Jika anda ingin mencari stabilitas, maka akan sangat sulit untuk mencari saingan dari obligasi.

Membantu mendiversifikasi portofolio yang anda punya

Kesuksesan dalam strategi investasi akan secara signifikan bergantung kepada alokasi aset yang anda punya. Jangan membuat kesalahan dengan hanya mengalokasikannya pada satu aset saja. Anda mungkin tahu bahwa pasar saham menawarkan sebuah return yang menarik namun perlu diingat pasar saham bola888 bisa mengalami perubahan yang sangat drastis dan sangat cepat berubah, sangat wajar bila nantinya modal anda akan berkurang sedikitnya sebanyak 10 % bahkan lebih ketika saat pasar anjlok. Investasi di obligasi sangat berpotensi membantu menstabilkan portofolio yang anda punya. Investasi obligasi ini menyediakan sebuah aliran pendapatan secara reguler, persyaratan yang menjadi penting bagi banyak investor yang cukup senior.

Membantu mempertahankan modal Anda

Dalam saat berinvestasi, nanti akan tiba masa nya anda akan sangat fokus untuk menjaga suatu keutuhan modal yang anda punya. Mungkin pada saat itu anda telah memasuki usia pensiun atau juga portofolio investasi yang anda punya telah mengalami kerugian. Beberapa obligasi, seperti contoh nya adalah surat utang negara, dapat membantu anda untuk melindungi modal tersebut. Anda akan memiliki perasaan yang cukup tenang ketika anda tahu bahwa modal yang anda miliki tetap aman pada saat ketika saham pasar bergejolak.

 

Akses dana berdasarkan kepada rencana keuangan anda

Likuiditas menjadi salah satu juga yang perlu di pertimbangkan bagi banyaknya investor.
Kemampuan jika mengakses dana pada sewaktu-waktu menjadi salah satu faktor yang nantinya menjadi penentu ketika memilih produk investasi. Meskipun begitu anda juga dapat menjual saham dan akan menerima hasil penjualan saham dalam kurun waktu beberapa hari. Investasi saham juga masih mempunyai satu kekurangan yang cukup melekat. Pada saat mungkin sedang depresi dan pada saat itu anda sedang membutuhkan uang dan ketika itu menjual saham akan mengalami kerugian adalah cara yang kurang tepat. Ketika anda menyimpan uang anda di obligasi lebih baik daripada menyimpannya di Bank  Terkadang investor juga membuat suatu kesalahan dengan cara menyimpannya dannya yang besar di dalam deposito bank. Mengapa investor melakukan ini biasanya beberapa hal ini mencari salah satu faktornya

  • Seperti keamanan, mereka tidak terlalu mau mengambil resiko
  • Likuiditas biasanya kebanyakan ingin selalu dapat mengakses dananya secara cepat

Rata-rata mempunyai deposito di bank DBS Indonesia yang memang sangat aman juga dapat mengambil uang pada saat kapanpun diperlukan. Dengan nantinya bergabung bersama DBS Treasures,akan mendapatkan berupa bunga deposito hingga mencapai 6,75% per tahunnya. Lalu jika nantinya anda menempatkan dana pada produk Obligasi Ritel di indonesia seri 016 atau ORI016 yang saat ini dikeluarkan oleh pemerintah indonesia ,nantinya anda akan mendapatkan kupon sebesar 6,8% per tahun.

Alasan-alasan mengapa sebaiknya anda tidak berinvestasi di obligasi:

Sejatinya beberapa obligasi perusahan memang cukup aman, namun bukan berarti anda tidak akan mengalami kerugian anda juga bisa rugi. Tidak semua nya obligasi diciptakan secara setara. Obligasi perusahaan juga dapat mempunyai risiko yang cukup tinggi oleh karena itu investor harus melakukan riset yang cukup mendalam sebelum mereka menginvestasikan dana mereka yang mereka punya.

Inflasi nantinya bisa menghabiskan return Anda

Perlu anda ingat juga, dengan membeli produk obligasi, anda akan dapat juga bunga dengan nilai yang awal nya telah ditentukan. Seiring berjalannya tahun, nilai pada return juga kan turun akibat inflasi.

Perusahaan dapat bangkrut

Cukup sulit melihat dan menilai apakah sebuah perusahaan itu akan mempunyai kemampuan memenuhi komitmen mereka untuk membayar kembali dana nya kepada para investor mereka.
Sebagai contoh, mari kita lihat sebuah perusahaan yang terlibat dalam industri minyak pada beberapa tahun lalu. Beberapa tahun yang lalu, ketika harga minyak mencapai lebih dari US$100 per barel. Namun pada tahun setelahnya, harganya turun mencapai US$30 bahkan hingga US$40. Pada saat itu perusahaan yang dapat meraup laba sangat banyak dan ketika harga minyak tinggi akan cepat kehilangan uang. Jadi sulit untuk memprediksi apakah suatu perusahaan itu akan memiliki performa baik ke depannya atau tidak. Oleh karena nya penting bagi and untuk mepertimbangkan hal saat berinvestasi, anda juga perlu mempertimbangkan keinginan untuk membeli obligasi yang pada saat jatuh temponya lebih dari lima atau sepuluh tahun karena hal ini nantinya akan memiliki potensi risiko yang cukup besar dan perlunya dipertimbangkan secara matang.

Melewatkan kesempatan lain

Ketika nantinya anda sudah memutuskan untuk membeli produk obligasi anda juga akan otomatis kehilangan kesempatan untuk membeli produk investasi lainnya. Ketika anda membeli obligasi dan terutama untuk obligasi pemerintah yang dikeluarkan pemerintah yang meminjam modal awal berarti harus menerima return yang rendah.
Misalnya saja jika anda membeli obligasi perusahaan yang nilainya Rp 10.000.000 dengan tempo waktu selama 10 tahun dan bunga nya sebesar 5% maka modal anda akan tumbuh menjadi Rp 16.288.948 dengan jangka waktu selama 2 tahun, apabila anda membeli obligasi pemerintah dengan mengasumsikan bahwa return mencapai 8% per tahunnya anda akan mendapatkan Rp 11.664.000 return ini keadaanya sudah dihitung berdasarkan bunga majemuk pada setiap tahunnya. Anda sendiri dapat mempertimbangkan mencari sebuah alternatif produk investasi yang nantinya akan dapat memberikan potensi return yang tetap dan juga tingkat risiko yang dapat anda toleransi. Mungkin saja obligasi tidak terlalu cocok untuk rencana jangka panjang investasi yang anda inginkan. Banyak juga investor muda yang menaruh semua tabungannya ke dalam obligasi karena keyakinan mereka terhadap keamanannya adalah salah satu perhatian terbesar. Namun, juga dalam jangka panjang, produk investasi lain sebenarnya dapat menghasilkan potensi return yang lebih tinggi dari obligasi.

Sekarang apabila anda berusia 20an atau 30an dan sekarang sedang berinvestasi sebagai dana pensiun anda nantinya, obligasi mungkin saja bisa menjadi salah satu porsi yang rendah dalam produk investasi Anda. Obligasi juga seharusnya tidak menjadi jumlah mayoritas investasi di karnakan obligasi pada umumnya memberikan return yang rendah, yang bahkan nanti nilainya bisa saja kalahkan oleh inflasi. Lalu apa untungnya berinvestasi di obligasi? Secara idealis, membeli obligasi dapat memberi utang kepada negara. Seperti yang kita tahu dari pada negara berhutang dengan yang lain lebih baik negara berhutang kepada rakyatnya sendiri. Artinya juga, kita sebagai juga turut serta terlibat secara aktif untuk membantu negara dalam mencukupi kebutuhan dan pembiayaan negara. Dengan berbagai tawaran keuntungan tersebut juga, bukan artinya seluruh dana yang anda punya bisa diinvestasikan ke obligasi. Kembali kepada prinsip awal investasi yaitu don’t put all your eggs in one basket, maka ketika anda menjadi seorang investor anda harus menyiapkan dana untuk membeli produk investasi lain sesuai dengan kebutuhan.Selamat berinvestasi!

Saham Blue Chip Indonesia Paling Cuan, Untuk Pemula

Saham blue chip yaitu adalah saham yang sangat cocok bagi investasi pemula. Untuk seorang pemula yang sedang belajar saham, mulailah menginvestasikan dana anda di saham blue chip. Saham apa saja yang termasuk ke dalam saham blue chip di Indonesia terbaik tahun 2019-2020 ? Apa saja saham yang menjadi blue chip pada tahun 2019 dan 2020. Keuntungan yang bisa mencapai Rp 1,1 M dengan menginvestasikan rutin dan cukup murah di mulai dari Rp1 juta per bulan anda tertarik ? Setelah melakukan riset dari pengalaman pribadi berinvestasi saham ada beberapa saham blue chip terbaik di bursa efek indonesia pada tahun 2019. Anda ingin belajar berinvestasi saham tapi masih memiliki ketakutan, bagaimana cara mengolahnya dan sebaiknya dibeli atau dijual. Di satu sisi investasi saham memiliki banyak cerita tentang investor yang bahkan dapat meraup untung ratusan persen dengan waktu singkat, namun disisi lain juga tidak sedikit cerita soal investor yang bangkrut hanya dalam hitung hari karena saham mereka loss saat bermain saham.

 

Saham Blue Chip 2019-2020 adalah jenis saham terbaik dari perusahaan perusahaan bonafit dengan kinerja terbaik dengan kinerja terbaik, yang mumpuni dalam bursa, dan juga memiliki track-record yang konsisten dalam rentang waktu cukup panjang. Beberapa jenis saham yang termasuk kedalam kategori blue chip yaitu saham pilihan yang yang digunakan sebagai portfolio utama investor institusi dan ritel dalam bursa.
Berikut ini adalah daftar saham yang menjadi saham blue chip pada 2019-2020, saham yang kinerjanya konsisten sejak tahun 2017, 2018, 2019 dan 2020:

BBCA

BBCA yaitu adalah saham yang memiliki kapitalisasi terbesar di bursa efek Indonesia saat tahun 2019. Yang artinya, saham ini adalah saham yang terbesar di bursa efek. Menjadi salah satu saham blue chip bukan tanpa alasan memiliki saham ini dengan nilai kapitalisasi terbesar. Reward yang diberikan investor kepada pemilik saham BCA karena kinerjanya yang ciamik. BCA sendiri adalah bank terbaik di indonesia dengan penghasilan profit terbaik. Walaupun BCA bukan bank dengan jumlah aset terbesar, yang masih dipegang oleh Bank Mandiri, namun bukan yang menjadi pemilik profit terbesar di Indonesia, dipegang BRI.Akan tetapi BCA adalah bank dengan kemampuan untuk menghasilkan profit terbaik untuk para investor pemegang saham, rasio ataupun antara aset dengan profit BCA terbaik, artinya bank BCA dikelola dengan cara paling efisien dari sisi profitabilitas juga kualitas pinjaman. ada beberapa indikator juga yang menunjukkan kinerja dari bank ini lebih baik dibandingkan dengan bank lainya

  • Pertama, adalah pertumbuhan kredit mereka (loan growth) BCA memang sangat konsisten dan lebih tinggi atau paling tidak at par dengan industri perbankan, yang paling bagi sebuah bank adalah jumlah kredit sebagai motor utama profit.
  • Kedua, perusahaan ini dikelola dengan sangat efisien dan prudent, tercermin dari Return on Assets mereka yang paling tinggi diantara bank lain di kelasnya juga memiliki tingkat kredit macet rendah paling terbaik di kelompok bank lainnya.
  • Ketiga, pengelolaan manajemen yang profesional di belakang kinerja BBCA yang baik, yang tercermin juga selain dari indikator keuangan, tetapi juga dengan mayoritas pimpinan bank ini berasal dari internal menunjukkan kaderisasi kepada perusahaan kuat dan terencana.

Sebagai berikut adalah grafik harga saham BBCA dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, dari sini sudah bisa menjelaskan kenapa BBCA menjadi salah satu saham blue chip di indonesia dengan kapasitas pasar terbesar di BEI

Pergerakan Saham BBCA

 

UNVR

UNVR adalah kode untuk saham yang dipunyai Unilever Indonesia, perusahaan juga menjadi perusahaan dengan consumer goods terbesar dan terbaik di Indonesia. Unilever sendiri memiliki beberapa merek dagang yang kuat dan juga paling terkenal tidak dikenal di Indonesia melainkan juga di dunia, merek dagang yang terkenal antara lain seperti Rexona,Rinso, Royco dan masih banyak lagi lainnya, rata rata produk ini cukup terkenal di masyarakat dan menjadi kebutuhan sehari-hari. Dengan pertumbuhan populasi penduduk Indonesia yang sangat tinggi dari tahun ketahun, dan diprediksi akan adanya demografi dalam kurun waktu beberapa tahun yang akan datang. Pasar Indonesia menjadi sangat potensial untuk produk konsumsi yang dimiliki oleh brand UNVR dan juga produk dengan brand kuat akan lebih mendominasi pasar dan bisa menentukan harga sendiri. Dengan kekuatan brand yang cukup menguasai pasar Unilever Indonesia juga merupakan perusahaan yang juga memiliki kinerja keuangan sangat super tercermin juga dari indikator sebagai berikut

  • Pertama Return on Equity Unilever bisa mencapai 142% pada tahun 2018 dan juga sejak tahun 2014 ROE UNVR menjadi yang selalu diatas 100%, profit mereka meningkat setiap tahunnya mencapai Rp 9 Tr pada tahun 2018. ROE yang mencerminkan kemampuan sebuah perusahaan untuk menghasilkan profit dari setiap equitynya yang diberikan oleh pemegang saham.
  • Kedua, angka yang menunjukkan diatas 100% yaitu artinya dari setiap 1 rupiah modal para pemegang saham yang di manajemen oleh UNVR bisa memberikan keuntungan lebih dari 1x modal.
  • Ketiga, karena perusahaan ini dikelola sangat efisien, Jadi Unilever sendiri tidak membutuhkan injeksi modal dari yang lain, sehingga profit yang dibagikan sebagai dividen ke pemegang saham.
    Keempat angka dividen mereka payout artinya porsi profit yang dibagikan sebagai dividen UNVR mencapai hingga 100% dalam beberapa tahun terakhir.

Keuntungan yang di milki nantinya semuanya akan dikembalikkan ke pemegang saham! Seperti yang kita tau jarang perusahaan di Indonesia yang memiliki dividen payout setinggi UNVR.  Logikanya, adalah jika kinerja perusahan tidak bagus, tidak mungkin memiliki manajemen seperti Unilever yang membagi semua profit sebagai dividen.
Ketiga, perusahaan ini tumbuh dengan aset besar UNVR hampir dikatakan tidak memiliki hutang bank. Revenue atau juga pendapatan UNVR yaitu beberapa kali lipat lebih besar dibandingkan aset perusahaan lainnya, menunjukkan bahwa kinerja yang efisiensi dalam pengoperasian perusahaan dalam menjalankan bisnis. Sebagai berikut adalah grafik pergerakan harga saham UNVR dalam 10 tahun terakhir, yang walaupun kenaikannya tidak setajam BBCA akan tetapi tetap memberikan keuntungan yang tinggi untuk para investor.

Pergerkan Saham UNVR

 

BBRI

BBRI yaitu kode saham yang dimiliki oleh Bank BRI, bank yang juga memiliki profit terbesar di Indonesia. Bank BRI juga berfokus pada kredit mikro, kecil dan juga menengah sebagai mayoritas pasar pinjaman di indonesia mereka. Usia Bank ini yang lebih dari 100 tahun membuat perusahaan perbankan ini memiliki pengalaman yang panjang dalam kemampuan manajemen kredit UMKM yang sangat mengampuni dan sulit juga melawan kompetitornya.
Beberapa indikator yang penting dalam menunjukkan kinerja keuangan BRI fenomenal seperti

  • Pertama, pertumbuhan kredit Bank BRI yang konsisten, bank ini juga salah satu menjadi bank yang paling tinggi diantara bank sekelasnya juga selalu lebih tinggi dari industri. Sebagai bank yang juga memiliki aset kedua terbesar di Indonesia, BRI juga bisa mencatat pertumbuhan kredit yang sangat konsisten diatas industri, dimana BRI bermain hampir tanpa kompetitor.
  • Kedua, BRI juga mencatat margin keuntungan tinggi, tercermin dari NIM yaitu net interest margin yang memiliki hasil tertinggi di antara bank sekelasnya dikarenakan juga bunga UMKM mereka yang relatif lebih tinggi, BRI efisien dalam pengelolaan kredit dengan NPL mereka yang rendah dibandingkan industri.
  • Ketiga, manajemen bank ini yang sudah berpengalaman selama 100 tahun di dalam industri perbankan dengan jaringan yang mereka miliki hingga ke pelosok Indonesia membuat Bank BRI memiliki kekuatan yang sulit untuk disaingi bank lain dalam sektor kredit UMKM.

UMKM juga dapat beberapa tahun lalu membuat beberapa bank swasta dan juga asing berlomba masuk ke dalam kredit UMKM. Kurang dari kurun waktu 5 tahun, semua bank kompetitor BRI menjadi mundur teratur dari beberapa sektor UMKM. Boleh dikatakan juga saat ini BBRI menjadi dominan dan juga hampir juga tanpa pesaing.
Sebagai berikut adalah grafik pergerakan harga saham BBRI dalam 10 tahun terakhir, dan juga kena bank ini menjadi salah satu favorit di BEI.

TLKM

TLKM dimiliki oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk
TLKM juga sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar yang dimiliki Indonesia dan salah satu BUMN terbesar yang masyarakat kenal sebagai produk telekomunikasinya. Pertama telkom cukup unggul dalam jaringan karena mencapai hingga ke pelosok indonesia.
Salah satu keunggulan telkom dari operator lainnya adalah telkomsel masuk ke dalam perusahaan BUMN di mana pasti dukungan modal akan sangat kuat. Produk telkom juga memiliki produk yang sangat kuat seperti pasca bayar, indihome, internet juga layanan lainnya
Kedua, TLKM juga rajin membagi deviden kepada pemegang saham di setiap tahun pada tahun Di 2018 TLKM menggelontorkan dana Rp 16.2 Tr untuk membayar dividen atau 90% profit.Dalam 10 tahun terakhir juga dividend payout TLKM meningkat dari awal nyai 40% ke 90% profit.

ICBP

ICBP salah satu kode saham yang dimiliki PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.
ICBP sebagai perusahaan produsen mie instan paling populer di Indonesia yaitu Indomie, yang sudah ada selama 30 tahun dan dimiliki oleh konglomerat terkemuka Indonesia yaitu Salim Group. Kenapa saham ICBP terbilang cukup bagus, sama halnya seperti unilever ketika populasi penduduk Indonesia yang besar akan membuat pasar makanan selalu prospektif. Bagaimanapun setiap orang perlu makan, terlebih produk indomie salah satu makan favorite di semua kalangan.Indikator keuangan ICBP menunjukkan kinerja perusahaan yang sangat konsisten dan juga terus mengalami pertumbuhan. kemampuan perusahaan ini untuk menghasilkan laba terhadap modal yang disetor oleh pemegang saham, sangat tinggi dengan ROE sebesar 21% dan ROA nya mencapai 13.7% jauh diatas rata-rata saham dalam industri makanan di BEI. Ketiga perusahaan ini rajin membagi deviden kepada para pemegang sahamnya dengan dividen payout ratio sebesar 34% dari laba tahun pada tahun 2018.
Berikut adalah pergerakan harga saham ICBP dalam 10 tahun terakhir.

Pergerakan Saham ICBP