Category Archives: investasi

Mengupas Segala Macam Dunia Investasi 2-2

Jika sebelumnya kita sudah berbicara mengenai pengertian masalah investasi dari para ahli, masuk pada jenis investasi, lalu fungsi serta manfaat dari investasi. Maka, selanjutnya kita akan bisa mengupas lebih dalam mengenai tujuan dari investasi tersebut, resiko yang dihasilkan dari adanya investasi tersebut hingga beberapa hal lagi yang lebih mendalam dari investasi ini.

Maka dari itu mari kita bahas lebih lanjut mengenai investasi agar kita dapat memilih mana investasi yang sesuai dengan keinginan kita dan akan menghasilkan keuntungan buat kita kedepannya.

 

 Tujuan Investasi

  • Investasi bertujuan agar mendapatkan hasil dari keuntungan yang telah diperoleh berupa uang, bunga, royalti, deviden, dan lain-lain
  • Investasi bertujuan agar dapat mengubah dana yang spesial menjadi dana untuk kepentingan sosial dan kepentingan umum.
  • Investasi bertujuan agar dapat memaksimalkan keuangan yang dimiliki saat ini sehingga akan menghasilkan lebih dari yang dikeluarkan.
  • Investasi bertujuan agar memiliki dan dapat mengontrol sebuah perusahan lain dengan cara berinvestasi diperusahaan tersebut.
  • Investasi bertujuan agar mendapatkan bahan baku yang lebih dan berhasil membuat produksi untuk pasaran mencukupi.

 

Pengertian Risiko Menurut Para Ahli

Berikut ini pengertian risiko menurut para ahli, yang terdiri dibawah ini :

  1. Arthur Williams dan Richard, M.H
    Menurut Arthur Williams dan Richard, M.H pengertian dari risiko ialah hasil dari variasi yang telah terjadi dimasa periode yang telah ditentukan.
  2. A. Abas Salim
    Menurut A. Abas Salim, risiko ialah kerugian yang terjadi karena tidak adanya kepastian dari hasil yang telah diharapkan.
  3. Soekarno
    Pengertian dari kata risiko menurut Soekarno adalah hal yang tidak pasti dalam suatu kejadian.
  4. Herman Darmawi
    Menurut Herman Darmawi pengertian dari kata risiko ialah suatu hasil yang tidak sesuai dengan apa yang diinginkan.
  5. Subekti
    Pengertian menurut Subekti adalah harus membawa tanggung jawab dari kesalahan yang terjadi, meskipun kesalah dari pihak lain.
  6. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)
    Pengertian risiko menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah suatu kejadian yang membuat perusahaan menjadi rugi
  7. Ferdinand Silalahi
    Menurut Ferdinand Silalahi pengertian dari risiko adalah kerugian yang terjadi dari hasil yang diharapakan.
  8. Prof. Dr. Ir. Soemarno, M.S
    Menurut Prof. Dr. Ir. Soemarno, M.S pengertian dari risiko adalah timbulnya kerugian yang terjadi karena adanya ketidak pastian dan tidak mengutungkan dalam suatu kejadian.

Risiko Investasi

Setiap melakukan sesuatu pasti akan ada resiko yang terjadi, tidak dipungkiri jika melakukan investasi punya mempunyai resiko. Resiko yang dihadapi bagi investor ialah saat mengalami kegagalan untuk mendapatkan hasil lebih rendah dari investasi yang dikeluarkan terlebih dahulu.

Berikut jenis-jenis resiko yang terjadi pada saat melakukan investasi yang telah dikemukakan oleh Reilly :

  1. Business Risk
    Kerugian yang dialami oleh sebuah perusahaan karena keuntungan yang didapat tidak sesuai dengan keuntungan yang diharapkan, dengan kata lain keuntungan yang seharusnya lebih banyak dari investasi yang dilakukan sebelumnya malah mengalami penurunan yang menyebabkan kerugian.
  2. Financial Risk
    Timbulnya sebuah risiko yang terjadi pada saat berinvestasi ialah dengan menggunakan dana investasi tersebut untuk utanga. Jadi Investor akan mengalami kerugian.
  3. Liquidity Risk
    Risiko yang muncul karena sebuah perusahaan tidak dapat membayar kewajibanannya kepada penerima dana yang mengalami kesulitan likuiditas .
  4. Exchange
    Exchange merupakan risiko yang berkaitan dengan adanya masalah nilai mata uang dalam negeri dan nilai mata uang luar negeri yang berdampak kerugikan.
  5. Country Risk
    Jika suatu negara mengalami politik yang tidak stabil dan perekonomian yang menurun akan mengakibatkan kerugian bagi para investor yang telah melakukan investasi karena pasti akan mengalamai penurunan bukan keuntungan atau kenaikan yang di dapat.

Menurut Tandelilin faktor yang menyebabkan besarnya risiko yang dialami saat melakukan investasi, antara lain sebagai berikut :

  1. Risiko Suku Bunga
  2. Risiko Pasar
  3. Risiko Inflasi
  4. Risiko Bisnis
  5. Risiko Financial
  6. Risiko Likuiditas
  7. Risiko Nilai Tukar Mata Uang
  8. Risiko Negara

Secara umum risiko yang terjadi menurut Hanafi, sebagai berikut :

  • Risiko Murni / Pure Risk
    Risiko Murni adalah suatu hal yang merugikan dari peluang yang memang bukan menguntungkan , dengan kata lain bahwa kerugian tetap akan terjadi. Suatu risiko  murni yang terjadi bukanlah membawa keuntungan melainkan memberikan kerugian dan jika kerugian berlangsung lama maka hanya ada 2 pilihan : rugi atau tutup sementara. Faktor risiko murni ialah pencurian, kecelakam, kebakaran dan lain-lain.
  • Risiko Spekulasi / Speculative Risk
    Risiko Spekulasi adalah segala kemungkinan yang terjadi dengan adanya 2 hal yaitu kerugian yang didapatkan atau keuntungan yang di peroleh. Terjadinya risiko terdiri dari 3 macam seperti untung, rugi dan break event sebagai contoh melakukan investasi saham atau melakukan investasi yang dengan segala kemungkinan yang ada.
  • Risiko Bisnis / Business Risk
    Risiko Bisnis adalah suatu risiko yang dimana akan dihadapi oleh semua perusahaan dengan mempunyai kualitas pasaran yang unggul dan mempunyai produk yang dibutuhkan oleh pasaran. Terjadinya ketidakpastiaan dari hasil yang didapat akan memicu risiko bisnis ini.
  • Risiko Strategi / Strategic Risk
    Risiko Strategi ialah suatu risiko yang dihadapi dengan adanya masalah yang tidak dapat diperkirakan lalu menghasilkan kerugian tanpa diduga. Seperti perekonomi suatu tempat yang meunrum, politik yang ikut ambil ahli dalam risiko ini.
  • Risiko Keuangan/ Financial Risk
    Risiko Keuangan ialah risiko yang timbul berdasarkan pengerakan finansial dipasaran yang tidak stabil. Dapat membuat kerugian yang terjadi karena suku bunga yang meningkat atau kebutuhan yang tidak dapat terpenuhi.

Tipe – Tipe Investasi

Dibawah ini merupakan tipe-tipe investasi :

  1. Conservative
    Seorang investor yang memiliki tipe ini cenderung melakukan investasi untuk memperbaiki kualitas keluarga maupun diri sendiri, dengan waktu investasi yang panjang. Untuk seorang investor ini cukup memiliki pemikiran yang panjang untuk masa depan dengan risiko yang sangat rendah. Berinvestasi untuk pendidikan, investasi asuransi, investasi tabungan berjangka, berinvesatsi program pensiun, dan lain-lain.
  2. Defensive
    Investor yang mengamati terlebih dahulu untuk melakukan investasi agar tidak terjadinya kerugian sekecil mungkin dan mendapati keuntungan yang besar, untuk tipe investasi ini sebagian besar terbebas dari segala risiko yang ada. Karena investor benar-benar berhati-hati sekali untuk melakukan investasi diwaktu tepat.
  3. Aggressive
    Investor Aggressive ini adalah kebalikan dari investor conservative, kenapa bisa begitu ?? Karena investor ini sangat teliti untuk mengambil keputusan dan menganalisa suatu portofolio yang dipunya. Investor aggressive ini lebih banyak melakukan waktu investasi dengan waktu yang sangat singkat untuk mendapatkan keuntungan yang besar pula. Meskipun investor ini tahu bahwa setiap melakukan investasi pasti ada kerugian yang didapat tapi tetap akan melalukan investasi dengan cara ini.
  4. Moderately Aggressive
    Investor yang memilih investasi moderately aggressive berlawan jauh dengan investor yang memilih Aggressive. Karena investor ini memilih untuk tenang tidak melakukan hal yang ekstrim dalam bertindak, investor ini lebih memilih untuk mendapatkan untung dengan melihat kemungkinan yang terjadi dan menganalis pula kemungkian risiko yang ada terjadi. Jika sudah memikiran dengan matang maka investor ini akan melakukan investasi  dengan cara yang sangat tenang.
  5. Balanced
    Investor yang satu ini tidak kalah dengan investor lainnya, karena investor ini mempunyai pemikiran untuk dapat memiliki risiko yang sama. Dengan kata lain, sama untuk segala kemungkinan yang terjadi dan memiliki keuntunga atau risiko yang sama jika mengambil suatu keputusan. Investor ini sangat berhati-hati dalam bertindak pada saat mengambil sebuah investasi, dengan investasi yang memiliki risiko dan pendapatan yang diperoleh dengan seimbang.

Cara Untuk Mengatasi Timbulnya Risiko

  1. Menerima
    Dengan segala kemungkinan yang ada, baik dari kerugian yang didapat maupun keuntungan yang didapat. Maka harus menerima segala risiko yang ada, jika banyak biaya yang harus keluar dibandingkan dengan pemasukan yang ada maka akan terjadi kerugian namun jika pengeluarkan yang di terima tetapi memperoleh prmasukan yang lebih besar dari yang dikeluarkan maka keuntungan yang didapat. Hanya bagaimana cara untuk mengelolah dan memilih mana yang akan diperoleh apakah keuntungan atau kerugian.
  2. Menghindari
    Dengan cara menghindari suatu risiko yang ada maka kita hanya akan menanggap bahwa risiko dapat dihindari, untuk awal mungkin dengan cara menghindari adalah hal yang sangat mudah namun itu tidak berjangka panjang. Menghindari yang seharusnya memang dilakukan dari awal maka akan memperkecil suatu risiko yang ada. Namun lebih baik jika risiko itu sudah terjadi untuk diselesaikan dan dihadapi agar kita dapat mengambil kesimpulan ini dan menjadikan pelajaran untuk kedepannya.
  3. Mencegah
    Banyak cara untuk mencegah terjadi sebuah risiko, dengan cara mencegah maka kita akan melakukan persiapan semaksimal mungkin agar risiko yang didapat sangatlah kecil. Namun kenyataan setiap melakukan pencegahan tidak semua dapat berjalan dengan lancar. Maka tetaplah menyedikan ruang kosong untuk merasakan risiko kegagalan.
  4. Membagikan
    Setiap risiko yang terjadi pasti akan berdampak buruk untuk yang menerima, namun ada sedikit tenang jika bisa membagi sebuah risiko kepada orang lain. Dengan ini bukan hanya kita saja mendapatkan risiko ini tetapi orang lain atau pihak ketiga pun akan mengalami risiko tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan Investasi

Berikut ini merupakan keuntungan dan kerugian yang diperoleh dengan investasi, yaitu :

Produk Perbank 

Tabungan

  •  Kelebihan :
  1. Mudah untuk mengambil kapan saja (Counter Bank dan ATM)
  2. Melakukan transaksi dengan mudah (Pembayaran, pembelian, penukaran uang, dan lain-lain)
  3. Dijamin oleh pemerintah
  • Kekurangan :
  1. Suku bunga yang sangat redah dibandingkan tingkat inflasi
  2. Kenanya biaya pajak untuk jumlah tertentu

Rekening Koran ( Giro atau Cheque )

  • Kelebihan :
  1. Mudah untuk mengambil pencairan dana kapan saja ( Counter Bank )
  2. Pembayaran yang bisa dilakukan tanpa menggunakan uang tunai
  3. Di jamin oleh pemerintah
  • Kekurangan :
  1. Tidak dapat bunga, hanya biaya giro atau cheque yang rendah
  2. Kena nya biaya pajak

Deposito Berjangka

  • Kelebihan :
  1. Mudah untuk mengambil pencairan dana kapan saja namun dengan waktu tertentu ( Counter Bank )
  2. Tingginya suku bunga yang didapatkan
  3. Lebih mudah untuk mendapatkan utang dengan bank krna adanya jaminan
  • Kekurangan :
  1. Mendapatkan penalti jika melakukan pengambilan sebelum jatuh tempo
  2. Ada biaya pajak

Demikian penjelasan mengenai investasi berdasarkan Tujuan Investasi,Pengertian Risiko Menurut Para Ahli, Risiko Investasi, Tipe-tipe investasi dan Kelebihan dan Kekurangan Investasi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita yang ingin berinvestasi.

Alasan Untuk Membeli Obligasi dan Juga Alasan Untuk Tidak Membelinya

Penjelasan singkat mengenai obligasi, Obligasi yaitu merupakan salah satu jenis aset penting digunakan untuk ditambahkan dalam portofolio seorang investor. para investor terkadang dibingungkan dengan beberapa pilihan produk investasi yang tersedia bagi mereka. Mereka mungkin sulit memahami istilah keuangan untuk menjelaskan setiap produk investasi yang ada. Dengan cara membeli obligasi, berarti Anda sudah meminjamkan uang kepada pemerintah atau sebuah investor perusahaan. Untuk beberapa periode tahun tertentu, jika anda membeli obligasi anda akan mendapatkan pembayaran keuntungan bunga secara reguler di akhir pada masa jatuh tempo, dan nantinya anda akan mendapatkan modal anda kembali. Itu adalah sebuah teori dari obligasi. Namun, kenyataannya adalah sedikit lebih rumit. Berikut ini adalah kelebihan serta kekurangan dari produk investasi obligasi yang dapat pertimbangkan sebelum anda memutuskan berinvestasi di instrumen ini.

 

Alasan-alasan mengapa sebaiknya anda berinvestasi di obligasi yaitu pertama anda akan menerima pendapatan secara stabil dari pembayaran bunga yang anda peroleh dan adanya potensi keuntungan juga dari kenaikan nilai investasi sebelumnya dari harga pembelian. Penting juga bagi beberapa investor untuk memperoleh return secara reguler. Terlebih dengan, hal ini nantinya akan menjadi sangat penting bagi mereka investor yang sudah pensiun atau bagi mereka juga yang ingin menambahkan income bulanan dengan cara pendapatan dari uang simpanannya. Dari produk ini anda akan mendapatkan return yang konsisten jika anda berinvestasi dengan produk obligasi.
Anda juga harus tahu secara pasti berapa banyak return yang nantinya akan anda peroleh diperoleh dan pada tanggal berapa diterimanya. Jika anda ingin mencari stabilitas, maka akan sangat sulit untuk mencari saingan dari obligasi.

Membantu mendiversifikasi portofolio yang anda punya

Kesuksesan dalam strategi investasi akan secara signifikan bergantung kepada alokasi aset yang anda punya. Jangan membuat kesalahan dengan hanya mengalokasikannya pada satu aset saja. Anda mungkin tahu bahwa pasar saham menawarkan sebuah return yang menarik namun perlu diingat pasar saham bola888 bisa mengalami perubahan yang sangat drastis dan sangat cepat berubah, sangat wajar bila nantinya modal anda akan berkurang sedikitnya sebanyak 10 % bahkan lebih ketika saat pasar anjlok. Investasi di obligasi sangat berpotensi membantu menstabilkan portofolio yang anda punya. Investasi obligasi ini menyediakan sebuah aliran pendapatan secara reguler, persyaratan yang menjadi penting bagi banyak investor yang cukup senior.

Membantu mempertahankan modal Anda

Dalam saat berinvestasi, nanti akan tiba masa nya anda akan sangat fokus untuk menjaga suatu keutuhan modal yang anda punya. Mungkin pada saat itu anda telah memasuki usia pensiun atau juga portofolio investasi yang anda punya telah mengalami kerugian. Beberapa obligasi, seperti contoh nya adalah surat utang negara, dapat membantu anda untuk melindungi modal tersebut. Anda akan memiliki perasaan yang cukup tenang ketika anda tahu bahwa modal yang anda miliki tetap aman pada saat ketika saham pasar bergejolak.

 

Akses dana berdasarkan kepada rencana keuangan anda

Likuiditas menjadi salah satu juga yang perlu di pertimbangkan bagi banyaknya investor.
Kemampuan jika mengakses dana pada sewaktu-waktu menjadi salah satu faktor yang nantinya menjadi penentu ketika memilih produk investasi. Meskipun begitu anda juga dapat menjual saham dan akan menerima hasil penjualan saham dalam kurun waktu beberapa hari. Investasi saham juga masih mempunyai satu kekurangan yang cukup melekat. Pada saat mungkin sedang depresi dan pada saat itu anda sedang membutuhkan uang dan ketika itu menjual saham akan mengalami kerugian adalah cara yang kurang tepat. Ketika anda menyimpan uang anda di obligasi lebih baik daripada menyimpannya di Bank  Terkadang investor juga membuat suatu kesalahan dengan cara menyimpannya dannya yang besar di dalam deposito bank. Mengapa investor melakukan ini biasanya beberapa hal ini mencari salah satu faktornya

  • Seperti keamanan, mereka tidak terlalu mau mengambil resiko
  • Likuiditas biasanya kebanyakan ingin selalu dapat mengakses dananya secara cepat

Rata-rata mempunyai deposito di bank DBS Indonesia yang memang sangat aman juga dapat mengambil uang pada saat kapanpun diperlukan. Dengan nantinya bergabung bersama DBS Treasures,akan mendapatkan berupa bunga deposito hingga mencapai 6,75% per tahunnya. Lalu jika nantinya anda menempatkan dana pada produk Obligasi Ritel di indonesia seri 016 atau ORI016 yang saat ini dikeluarkan oleh pemerintah indonesia ,nantinya anda akan mendapatkan kupon sebesar 6,8% per tahun.

Alasan-alasan mengapa sebaiknya anda tidak berinvestasi di obligasi:

Sejatinya beberapa obligasi perusahan memang cukup aman, namun bukan berarti anda tidak akan mengalami kerugian anda juga bisa rugi. Tidak semua nya obligasi diciptakan secara setara. Obligasi perusahaan juga dapat mempunyai risiko yang cukup tinggi oleh karena itu investor harus melakukan riset yang cukup mendalam sebelum mereka menginvestasikan dana mereka yang mereka punya.

Inflasi nantinya bisa menghabiskan return Anda

Perlu anda ingat juga, dengan membeli produk obligasi, anda akan dapat juga bunga dengan nilai yang awal nya telah ditentukan. Seiring berjalannya tahun, nilai pada return juga kan turun akibat inflasi.

Perusahaan dapat bangkrut

Cukup sulit melihat dan menilai apakah sebuah perusahaan itu akan mempunyai kemampuan memenuhi komitmen mereka untuk membayar kembali dana nya kepada para investor mereka.
Sebagai contoh, mari kita lihat sebuah perusahaan yang terlibat dalam industri minyak pada beberapa tahun lalu. Beberapa tahun yang lalu, ketika harga minyak mencapai lebih dari US$100 per barel. Namun pada tahun setelahnya, harganya turun mencapai US$30 bahkan hingga US$40. Pada saat itu perusahaan yang dapat meraup laba sangat banyak dan ketika harga minyak tinggi akan cepat kehilangan uang. Jadi sulit untuk memprediksi apakah suatu perusahaan itu akan memiliki performa baik ke depannya atau tidak. Oleh karena nya penting bagi and untuk mepertimbangkan hal saat berinvestasi, anda juga perlu mempertimbangkan keinginan untuk membeli obligasi yang pada saat jatuh temponya lebih dari lima atau sepuluh tahun karena hal ini nantinya akan memiliki potensi risiko yang cukup besar dan perlunya dipertimbangkan secara matang.

Melewatkan kesempatan lain

Ketika nantinya anda sudah memutuskan untuk membeli produk obligasi anda juga akan otomatis kehilangan kesempatan untuk membeli produk investasi lainnya. Ketika anda membeli obligasi dan terutama untuk obligasi pemerintah yang dikeluarkan pemerintah yang meminjam modal awal berarti harus menerima return yang rendah.
Misalnya saja jika anda membeli obligasi perusahaan yang nilainya Rp 10.000.000 dengan tempo waktu selama 10 tahun dan bunga nya sebesar 5% maka modal anda akan tumbuh menjadi Rp 16.288.948 dengan jangka waktu selama 2 tahun, apabila anda membeli obligasi pemerintah dengan mengasumsikan bahwa return mencapai 8% per tahunnya anda akan mendapatkan Rp 11.664.000 return ini keadaanya sudah dihitung berdasarkan bunga majemuk pada setiap tahunnya. Anda sendiri dapat mempertimbangkan mencari sebuah alternatif produk investasi yang nantinya akan dapat memberikan potensi return yang tetap dan juga tingkat risiko yang dapat anda toleransi. Mungkin saja obligasi tidak terlalu cocok untuk rencana jangka panjang investasi yang anda inginkan. Banyak juga investor muda yang menaruh semua tabungannya ke dalam obligasi karena keyakinan mereka terhadap keamanannya adalah salah satu perhatian terbesar. Namun, juga dalam jangka panjang, produk investasi lain sebenarnya dapat menghasilkan potensi return yang lebih tinggi dari obligasi.

Sekarang apabila anda berusia 20an atau 30an dan sekarang sedang berinvestasi sebagai dana pensiun anda nantinya, obligasi mungkin saja bisa menjadi salah satu porsi yang rendah dalam produk investasi Anda. Obligasi juga seharusnya tidak menjadi jumlah mayoritas investasi di karnakan obligasi pada umumnya memberikan return yang rendah, yang bahkan nanti nilainya bisa saja kalahkan oleh inflasi. Lalu apa untungnya berinvestasi di obligasi? Secara idealis, membeli obligasi dapat memberi utang kepada negara. Seperti yang kita tahu dari pada negara berhutang dengan yang lain lebih baik negara berhutang kepada rakyatnya sendiri. Artinya juga, kita sebagai juga turut serta terlibat secara aktif untuk membantu negara dalam mencukupi kebutuhan dan pembiayaan negara. Dengan berbagai tawaran keuntungan tersebut juga, bukan artinya seluruh dana yang anda punya bisa diinvestasikan ke obligasi. Kembali kepada prinsip awal investasi yaitu don’t put all your eggs in one basket, maka ketika anda menjadi seorang investor anda harus menyiapkan dana untuk membeli produk investasi lain sesuai dengan kebutuhan.Selamat berinvestasi!

Saham Blue Chip Indonesia Paling Cuan, Untuk Pemula

Saham blue chip yaitu adalah saham yang sangat cocok bagi investasi pemula. Untuk seorang pemula yang sedang belajar saham, mulailah menginvestasikan dana anda di saham blue chip. Saham apa saja yang termasuk ke dalam saham blue chip di Indonesia terbaik tahun 2019-2020 ? Apa saja saham yang menjadi blue chip pada tahun 2019 dan 2020. Keuntungan yang bisa mencapai Rp 1,1 M dengan menginvestasikan rutin dan cukup murah di mulai dari Rp1 juta per bulan anda tertarik ? Setelah melakukan riset dari pengalaman pribadi berinvestasi saham ada beberapa saham blue chip terbaik di bursa efek indonesia pada tahun 2019. Anda ingin belajar berinvestasi saham tapi masih memiliki ketakutan, bagaimana cara mengolahnya dan sebaiknya dibeli atau dijual. Di satu sisi investasi saham memiliki banyak cerita tentang investor yang bahkan dapat meraup untung ratusan persen dengan waktu singkat, namun disisi lain juga tidak sedikit cerita soal investor yang bangkrut hanya dalam hitung hari karena saham mereka loss saat bermain saham.

 

Saham Blue Chip 2019-2020 adalah jenis saham terbaik dari perusahaan perusahaan bonafit dengan kinerja terbaik dengan kinerja terbaik, yang mumpuni dalam bursa, dan juga memiliki track-record yang konsisten dalam rentang waktu cukup panjang. Beberapa jenis saham yang termasuk kedalam kategori blue chip yaitu saham pilihan yang yang digunakan sebagai portfolio utama investor institusi dan ritel dalam bursa.
Berikut ini adalah daftar saham yang menjadi saham blue chip pada 2019-2020, saham yang kinerjanya konsisten sejak tahun 2017, 2018, 2019 dan 2020:

BBCA

BBCA yaitu adalah saham yang memiliki kapitalisasi terbesar di bursa efek Indonesia saat tahun 2019. Yang artinya, saham ini adalah saham yang terbesar di bursa efek. Menjadi salah satu saham blue chip bukan tanpa alasan memiliki saham ini dengan nilai kapitalisasi terbesar. Reward yang diberikan investor kepada pemilik saham BCA karena kinerjanya yang ciamik. BCA sendiri adalah bank terbaik di indonesia dengan penghasilan profit terbaik. Walaupun BCA bukan bank dengan jumlah aset terbesar, yang masih dipegang oleh Bank Mandiri, namun bukan yang menjadi pemilik profit terbesar di Indonesia, dipegang BRI.Akan tetapi BCA adalah bank dengan kemampuan untuk menghasilkan profit terbaik untuk para investor pemegang saham, rasio ataupun antara aset dengan profit BCA terbaik, artinya bank BCA dikelola dengan cara paling efisien dari sisi profitabilitas juga kualitas pinjaman. ada beberapa indikator juga yang menunjukkan kinerja dari bank ini lebih baik dibandingkan dengan bank lainya

  • Pertama, adalah pertumbuhan kredit mereka (loan growth) BCA memang sangat konsisten dan lebih tinggi atau paling tidak at par dengan industri perbankan, yang paling bagi sebuah bank adalah jumlah kredit sebagai motor utama profit.
  • Kedua, perusahaan ini dikelola dengan sangat efisien dan prudent, tercermin dari Return on Assets mereka yang paling tinggi diantara bank lain di kelasnya juga memiliki tingkat kredit macet rendah paling terbaik di kelompok bank lainnya.
  • Ketiga, pengelolaan manajemen yang profesional di belakang kinerja BBCA yang baik, yang tercermin juga selain dari indikator keuangan, tetapi juga dengan mayoritas pimpinan bank ini berasal dari internal menunjukkan kaderisasi kepada perusahaan kuat dan terencana.

Sebagai berikut adalah grafik harga saham BBCA dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, dari sini sudah bisa menjelaskan kenapa BBCA menjadi salah satu saham blue chip di indonesia dengan kapasitas pasar terbesar di BEI

Pergerakan Saham BBCA

 

UNVR

UNVR adalah kode untuk saham yang dipunyai Unilever Indonesia, perusahaan juga menjadi perusahaan dengan consumer goods terbesar dan terbaik di Indonesia. Unilever sendiri memiliki beberapa merek dagang yang kuat dan juga paling terkenal tidak dikenal di Indonesia melainkan juga di dunia, merek dagang yang terkenal antara lain seperti Rexona,Rinso, Royco dan masih banyak lagi lainnya, rata rata produk ini cukup terkenal di masyarakat dan menjadi kebutuhan sehari-hari. Dengan pertumbuhan populasi penduduk Indonesia yang sangat tinggi dari tahun ketahun, dan diprediksi akan adanya demografi dalam kurun waktu beberapa tahun yang akan datang. Pasar Indonesia menjadi sangat potensial untuk produk konsumsi yang dimiliki oleh brand UNVR dan juga produk dengan brand kuat akan lebih mendominasi pasar dan bisa menentukan harga sendiri. Dengan kekuatan brand yang cukup menguasai pasar Unilever Indonesia juga merupakan perusahaan yang juga memiliki kinerja keuangan sangat super tercermin juga dari indikator sebagai berikut

  • Pertama Return on Equity Unilever bisa mencapai 142% pada tahun 2018 dan juga sejak tahun 2014 ROE UNVR menjadi yang selalu diatas 100%, profit mereka meningkat setiap tahunnya mencapai Rp 9 Tr pada tahun 2018. ROE yang mencerminkan kemampuan sebuah perusahaan untuk menghasilkan profit dari setiap equitynya yang diberikan oleh pemegang saham.
  • Kedua, angka yang menunjukkan diatas 100% yaitu artinya dari setiap 1 rupiah modal para pemegang saham yang di manajemen oleh UNVR bisa memberikan keuntungan lebih dari 1x modal.
  • Ketiga, karena perusahaan ini dikelola sangat efisien, Jadi Unilever sendiri tidak membutuhkan injeksi modal dari yang lain, sehingga profit yang dibagikan sebagai dividen ke pemegang saham.
    Keempat angka dividen mereka payout artinya porsi profit yang dibagikan sebagai dividen UNVR mencapai hingga 100% dalam beberapa tahun terakhir.

Keuntungan yang di milki nantinya semuanya akan dikembalikkan ke pemegang saham! Seperti yang kita tau jarang perusahaan di Indonesia yang memiliki dividen payout setinggi UNVR.  Logikanya, adalah jika kinerja perusahan tidak bagus, tidak mungkin memiliki manajemen seperti Unilever yang membagi semua profit sebagai dividen.
Ketiga, perusahaan ini tumbuh dengan aset besar UNVR hampir dikatakan tidak memiliki hutang bank. Revenue atau juga pendapatan UNVR yaitu beberapa kali lipat lebih besar dibandingkan aset perusahaan lainnya, menunjukkan bahwa kinerja yang efisiensi dalam pengoperasian perusahaan dalam menjalankan bisnis. Sebagai berikut adalah grafik pergerakan harga saham UNVR dalam 10 tahun terakhir, yang walaupun kenaikannya tidak setajam BBCA akan tetapi tetap memberikan keuntungan yang tinggi untuk para investor.

Pergerkan Saham UNVR

 

BBRI

BBRI yaitu kode saham yang dimiliki oleh Bank BRI, bank yang juga memiliki profit terbesar di Indonesia. Bank BRI juga berfokus pada kredit mikro, kecil dan juga menengah sebagai mayoritas pasar pinjaman di indonesia mereka. Usia Bank ini yang lebih dari 100 tahun membuat perusahaan perbankan ini memiliki pengalaman yang panjang dalam kemampuan manajemen kredit UMKM yang sangat mengampuni dan sulit juga melawan kompetitornya.
Beberapa indikator yang penting dalam menunjukkan kinerja keuangan BRI fenomenal seperti

  • Pertama, pertumbuhan kredit Bank BRI yang konsisten, bank ini juga salah satu menjadi bank yang paling tinggi diantara bank sekelasnya juga selalu lebih tinggi dari industri. Sebagai bank yang juga memiliki aset kedua terbesar di Indonesia, BRI juga bisa mencatat pertumbuhan kredit yang sangat konsisten diatas industri, dimana BRI bermain hampir tanpa kompetitor.
  • Kedua, BRI juga mencatat margin keuntungan tinggi, tercermin dari NIM yaitu net interest margin yang memiliki hasil tertinggi di antara bank sekelasnya dikarenakan juga bunga UMKM mereka yang relatif lebih tinggi, BRI efisien dalam pengelolaan kredit dengan NPL mereka yang rendah dibandingkan industri.
  • Ketiga, manajemen bank ini yang sudah berpengalaman selama 100 tahun di dalam industri perbankan dengan jaringan yang mereka miliki hingga ke pelosok Indonesia membuat Bank BRI memiliki kekuatan yang sulit untuk disaingi bank lain dalam sektor kredit UMKM.

UMKM juga dapat beberapa tahun lalu membuat beberapa bank swasta dan juga asing berlomba masuk ke dalam kredit UMKM. Kurang dari kurun waktu 5 tahun, semua bank kompetitor BRI menjadi mundur teratur dari beberapa sektor UMKM. Boleh dikatakan juga saat ini BBRI menjadi dominan dan juga hampir juga tanpa pesaing.
Sebagai berikut adalah grafik pergerakan harga saham BBRI dalam 10 tahun terakhir, dan juga kena bank ini menjadi salah satu favorit di BEI.

TLKM

TLKM dimiliki oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk
TLKM juga sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar yang dimiliki Indonesia dan salah satu BUMN terbesar yang masyarakat kenal sebagai produk telekomunikasinya. Pertama telkom cukup unggul dalam jaringan karena mencapai hingga ke pelosok indonesia.
Salah satu keunggulan telkom dari operator lainnya adalah telkomsel masuk ke dalam perusahaan BUMN di mana pasti dukungan modal akan sangat kuat. Produk telkom juga memiliki produk yang sangat kuat seperti pasca bayar, indihome, internet juga layanan lainnya
Kedua, TLKM juga rajin membagi deviden kepada pemegang saham di setiap tahun pada tahun Di 2018 TLKM menggelontorkan dana Rp 16.2 Tr untuk membayar dividen atau 90% profit.Dalam 10 tahun terakhir juga dividend payout TLKM meningkat dari awal nyai 40% ke 90% profit.

ICBP

ICBP salah satu kode saham yang dimiliki PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.
ICBP sebagai perusahaan produsen mie instan paling populer di Indonesia yaitu Indomie, yang sudah ada selama 30 tahun dan dimiliki oleh konglomerat terkemuka Indonesia yaitu Salim Group. Kenapa saham ICBP terbilang cukup bagus, sama halnya seperti unilever ketika populasi penduduk Indonesia yang besar akan membuat pasar makanan selalu prospektif. Bagaimanapun setiap orang perlu makan, terlebih produk indomie salah satu makan favorite di semua kalangan.Indikator keuangan ICBP menunjukkan kinerja perusahaan yang sangat konsisten dan juga terus mengalami pertumbuhan. kemampuan perusahaan ini untuk menghasilkan laba terhadap modal yang disetor oleh pemegang saham, sangat tinggi dengan ROE sebesar 21% dan ROA nya mencapai 13.7% jauh diatas rata-rata saham dalam industri makanan di BEI. Ketiga perusahaan ini rajin membagi deviden kepada para pemegang sahamnya dengan dividen payout ratio sebesar 34% dari laba tahun pada tahun 2018.
Berikut adalah pergerakan harga saham ICBP dalam 10 tahun terakhir.

Pergerakan Saham ICBP

Investasi Jangka Pendek Dengan Profit Tinggi

Tahukah anda, saat ini ketika kebutuhan menjadi sangat meningkat sehingga diperlukannya rencana keuangan yang selalu sehat pada setiap orang . Namun, seringkali penghasilan yang diperoleh tidak sepadan dengan kebutuhan yang harus dicukupi, oleh karena itu untuk memperoleh penghasilan atau income tambahan investasi mulai diburu.
Investasi itu sendiri adalah, suatu bentuk penanaman modal dengan harapan akan memperoleh keuntungan dimasa yang akan datang. Dalam teori ekonomi sendiri investasi diartikan sebagai suatu bentuk pembelian untuk modal barang. Investasi juga bisa dijadikan sebagai sarana untuk memenuhi target dan rencana keuangan.

Ada beberapa produk investasi seperti trading saham, trading forex, trading opsi dan trading lainya, namun trading tidak termasuk kedalam investasi jangka pendek dikarenakan metode profitnya. Seorang Trader akan memperoleh keuntungan dengan cara membeli pada saat harga sangat rendah dan menjual pada saat harga tinggi dalam beberapa periode hal ini, membuat investor puas dengan profit dengan kata lain trader mengambil risiko yang tinggi untuk memperoleh hasil yang memuaskan. Saat ini investor akan puas ketika profit mencapai 10%sampai 15% setahun yang artinya dalam satu bulan mengharuskan profit sebesar 10%.

Investasi Dibagi Menjadi 2 Jenis, yaitu investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang, yang di maksud dengan jangka pendek yaitu investasi dengan jangka waktu 1 sampai 12 bulanPada artikel ini kita akan membahas investasi jangka pendek, investasi yang dapat segera dicairkan dan sifatnya sementara.

Tujuan Investasi Jangka Pendek

Tujuan investasi jangka pendek adalah sebagai tambahan dana, dana yang bisa kita peroleh untuk kebutuhan jangka pendek dan sebagainya, dan juga sebagai cash flow sementara.

Bagaimana cara menentukan investasi jangka pendek yang cocok? Karena waktu investasi sendiri yang tergolong singkat biasanya ada perubahan fluktuasinya terhitung kecil. Bagi kamu yang berencana melakukan investasi jangka pendek yuk simak beberapa jenis investasi jangka pendek berikut ini yang paling menguntungkan. Investasi itu sendiri sangatlah beragam di sesuai kan dengan potensi profit juga resikonya:

Reksa Dana Pasar Uang

Reksadana Pasar Uang adalah suatu pengelolaan modal dari beberapa investor tanpa instrumen investasi lainya di pasar uang, dengan cara membeli unit reksa dana disebut juga money market funds. Investasi ini sangat cocok untuk pemula yang belum terlalu memahami Saham, Obligasi dan investasi lainya yang memerlukan Manajer Investasi. Reksadana pasar uang memiliki profit dan resiko yang lebih kecil dibandingkan reksadana jenis lainya.

Yang menjadi tujuan jika berinvestasi di reksadana pasar uang adalah menjaga nilai likuiditas dan memelihara modal hal ini yang menjadikan reksadana pasar uang investasi jangka pendek.
Keuntungan hasilnya mencapai 8,27% walaupun ada beberapa kontroversi yang menyebutkan reksadana dan deposito suku bunganya serupa. Tetapi yang perlu diketahui jika anda berinvestasi di reksa dana, nilai 8,27% itu sendiri NET artinya tidak ada potongan pajak tetapi ada fee saat penjualan kembali. Sedangkan jika bunga deposito biasa nya belum terkena pajak.
Jika anda memang ingin berinvestasi jangka pendek, reksadana pasar uang bisa menjadi pilihan yang cocok karena 100% aktiva akan disalurkan kepada instrumen berjangka pendek lainnya. Investasi ini juga memiliki risiko moderat atau konservatif.

Deposito

Deposito sebagai jenis Investasi yang banyak dipilih masyarakat, tentunya hampir semua orang tahu apa deposito. Deposito itu sendiri merupakan produk investasi simpanan di Bank yang penarikan dan penyetorannya hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu.

Deposito biasanya digunakan untuk menyimpan dana dingin, yang tidak dapat dicairkan mendadak. Deposito memiliki periode penyimpanan yang bervariasi di setiap bank, tetapi yang paling umum berkisar antara 1 sampai 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun. Untuk suku bunga deposito sendiri berkisar pada 4% sampai 8% suku bunga tersebut belum termasuk biaya pajak.
Pajak bunga deposito sendiri di indonesia adalah 20%.
Perhitungan jika bunga 10% pertahun makan akan menerima bunga 10% x (100%-20%) yaitu 8%. Sama hal nya dengan investasi emas, deposito sndiri aman dan hampir tidak memiliki resiko dan jumlah kerugian kemungkinan terburuk hanyalah jika bunga terus mengecil. Tetapi tetap saja kerugian deposito ketika uang tetap berwujud uang sehingga adanya kemungkinan tergerus inflasi seiring dengan berjalannya waktu.

Sebagaimana, deposito adalah produk perbankan dengan nilai dibawah Rp2 miliar dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan itu juga yang membuat berinvestasi di bank lebih aman karena di bawah suatu lembaga. Dengan skema tersebut deposito bisa dipilih sebagai investasi dengan potensi resiko paling rendah, akan tetapi memiliki profit yang kecil.

P2P Lending

Alternatif bagi para investor lainya adalah investasi P2P Lending Peer to Peer Lending, investasi terbilang cukup baru. P2P Lending sebagai platform yang menjabatangani ketika peminjam dengan kreditur dalam kegiatan pinjam meminjam. Investasi jenis ini hanya melibatkan sesama pengguna dan tidak ada lembaga resmi seperti bank atau koperasi. Kekurangan P2P Lending itu sendiri karena tidak melibatkan lembaga resmi tidak memilikinya jaminan seperti deposito.

P2P Lending merupakan platform sebagai si peminjam dan investor, sehingga bisa dikatakan P2P Lending bukan hanya produk pinjaman tetapi juga produk investasi. Ada beberapa tenor skema P2P dari 1 bulan hingga 12 bulan dalam P2P memiliki imbalan hasil yang berbeda beda namun jika dibandingkan dengan deposito P2P Lending memiliki bunga yang lebih besar.
PT Amartha Mikro Fintek menyebutkan bahwa P2P memiliki hasil imbalan bergantung pada tenor yang diambil oleh si peminjam berkisar antara 15% per tahunnya.

Kewajiban investor menyiapkan dan memilih pinjaman dan hak yang akan didapatkan berupa pengembalian dana dan bunga. Kewajiban sebagai peminjam adalah mendaftarkan akan kebutuhan pinjaman dan data yang diperlukan oleh penyedia P2P Lending dan harus menyetujui jika pengajuan pinjaman terpenuhi harus membayar pokok dan bunga.
Apabila anda ingin memperoleh keuntungan P2P Lending dengan resiko paling kecil anda bisa memilih waktu 6 hingga 12 bulan.

Pilih Sesuai Kebutuhan

Anda sudah mengetahui beberapa produk investasi dalam jangka pendek yang memiliki profit tinggi, ada Reksa Dana Pasar Uang, Deposito dan juga P2P Lending. Keputusan investasi yang anda ambil harus dengan perhitungan yang matang dengan mempertimbangkan besar kecilnya resiko, yang perlu anda ketahui juga adalah setiap investasi pasti memiliki resiko. Keuangan yang matang perlu anda rencanakan itu sebabnya investasi dipilih.

Sebagai generasi muda dengan tuntutan gaya hidup yang tinggi kita perlu memiliki kesehatan finansial, banyak masyarakat yang sudah mengerti konsep investasi namun masih ragu menginvestasi uangnya dan memilih untuk menabung sendiri. Hal ini bisa dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum memahami makna investasi yang sebenarnya. Oleh karena itu artikel ini dibuat untuk menambah wawasan tentang berinvestasi, bahwa investasi tidak sulit asalkan kita mengerti resikonya.Siapkan kesehatan finansial anda dan Selamat berinvestasi!