Investasi Jangka Pendek Dengan Profit Tinggi

Tahukah anda, saat ini ketika kebutuhan menjadi sangat meningkat sehingga diperlukannya rencana keuangan yang selalu sehat pada setiap orang . Namun, seringkali penghasilan yang diperoleh tidak sepadan dengan kebutuhan yang harus dicukupi, oleh karena itu untuk memperoleh penghasilan atau income tambahan investasi mulai diburu.
Investasi itu sendiri adalah, suatu bentuk penanaman modal dengan harapan akan memperoleh keuntungan dimasa yang akan datang. Dalam teori ekonomi sendiri investasi diartikan sebagai suatu bentuk pembelian untuk modal barang. Investasi juga bisa dijadikan sebagai sarana untuk memenuhi target dan rencana keuangan.

Ada beberapa produk investasi seperti trading saham, trading forex, trading opsi dan trading lainya, namun trading tidak termasuk kedalam investasi jangka pendek dikarenakan metode profitnya. Seorang Trader akan memperoleh keuntungan dengan cara membeli pada saat harga sangat rendah dan menjual pada saat harga tinggi dalam beberapa periode hal ini, membuat investor puas dengan profit dengan kata lain trader mengambil risiko yang tinggi untuk memperoleh hasil yang memuaskan. Saat ini investor akan puas ketika profit mencapai 10%sampai 15% setahun yang artinya dalam satu bulan mengharuskan profit sebesar 10%.

Investasi Dibagi Menjadi 2 Jenis, yaitu investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang, yang di maksud dengan jangka pendek yaitu investasi dengan jangka waktu 1 sampai 12 bulanPada artikel ini kita akan membahas investasi jangka pendek, investasi yang dapat segera dicairkan dan sifatnya sementara.

Tujuan Investasi Jangka Pendek

Tujuan investasi jangka pendek adalah sebagai tambahan dana, dana yang bisa kita peroleh untuk kebutuhan jangka pendek dan sebagainya, dan juga sebagai cash flow sementara.

Bagaimana cara menentukan investasi jangka pendek yang cocok? Karena waktu investasi sendiri yang tergolong singkat biasanya ada perubahan fluktuasinya terhitung kecil. Bagi kamu yang berencana melakukan investasi jangka pendek yuk simak beberapa jenis investasi jangka pendek berikut ini yang paling menguntungkan. Investasi itu sendiri sangatlah beragam di sesuai kan dengan potensi profit juga resikonya:

Reksa Dana Pasar Uang

Reksadana Pasar Uang adalah suatu pengelolaan modal dari beberapa investor tanpa instrumen investasi lainya di pasar uang, dengan cara membeli unit reksa dana disebut juga money market funds. Investasi ini sangat cocok untuk pemula yang belum terlalu memahami Saham, Obligasi dan investasi lainya yang memerlukan Manajer Investasi. Reksadana pasar uang memiliki profit dan resiko yang lebih kecil dibandingkan reksadana jenis lainya.

Yang menjadi tujuan jika berinvestasi di reksadana pasar uang adalah menjaga nilai likuiditas dan memelihara modal hal ini yang menjadikan reksadana pasar uang investasi jangka pendek.
Keuntungan hasilnya mencapai 8,27% walaupun ada beberapa kontroversi yang menyebutkan reksadana dan deposito suku bunganya serupa. Tetapi yang perlu diketahui jika anda berinvestasi di reksa dana, nilai 8,27% itu sendiri NET artinya tidak ada potongan pajak tetapi ada fee saat penjualan kembali. Sedangkan jika bunga deposito biasa nya belum terkena pajak.
Jika anda memang ingin berinvestasi jangka pendek, reksadana pasar uang bisa menjadi pilihan yang cocok karena 100% aktiva akan disalurkan kepada instrumen berjangka pendek lainnya. Investasi ini juga memiliki risiko moderat atau konservatif.

Deposito

Deposito sebagai jenis Investasi yang banyak dipilih masyarakat, tentunya hampir semua orang tahu apa deposito. Deposito itu sendiri merupakan produk investasi simpanan di Bank yang penarikan dan penyetorannya hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu.

Deposito biasanya digunakan untuk menyimpan dana dingin, yang tidak dapat dicairkan mendadak. Deposito memiliki periode penyimpanan yang bervariasi di setiap bank, tetapi yang paling umum berkisar antara 1 sampai 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun. Untuk suku bunga deposito sendiri berkisar pada 4% sampai 8% suku bunga tersebut belum termasuk biaya pajak.
Pajak bunga deposito sendiri di indonesia adalah 20%.
Perhitungan jika bunga 10% pertahun makan akan menerima bunga 10% x (100%-20%) yaitu 8%. Sama hal nya dengan investasi emas, deposito sndiri aman dan hampir tidak memiliki resiko dan jumlah kerugian kemungkinan terburuk hanyalah jika bunga terus mengecil. Tetapi tetap saja kerugian deposito ketika uang tetap berwujud uang sehingga adanya kemungkinan tergerus inflasi seiring dengan berjalannya waktu.

Sebagaimana, deposito adalah produk perbankan dengan nilai dibawah Rp2 miliar dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan itu juga yang membuat berinvestasi di bank lebih aman karena di bawah suatu lembaga. Dengan skema tersebut deposito bisa dipilih sebagai investasi dengan potensi resiko paling rendah, akan tetapi memiliki profit yang kecil.

P2P Lending

Alternatif bagi para investor lainya adalah investasi P2P Lending Peer to Peer Lending, investasi terbilang cukup baru. P2P Lending sebagai platform yang menjabatangani ketika peminjam dengan kreditur dalam kegiatan pinjam meminjam. Investasi jenis ini hanya melibatkan sesama pengguna dan tidak ada lembaga resmi seperti bank atau koperasi. Kekurangan P2P Lending itu sendiri karena tidak melibatkan lembaga resmi tidak memilikinya jaminan seperti deposito.

P2P Lending merupakan platform sebagai si peminjam dan investor, sehingga bisa dikatakan P2P Lending bukan hanya produk pinjaman tetapi juga produk investasi. Ada beberapa tenor skema P2P dari 1 bulan hingga 12 bulan dalam P2P memiliki imbalan hasil yang berbeda beda namun jika dibandingkan dengan deposito P2P Lending memiliki bunga yang lebih besar.
PT Amartha Mikro Fintek menyebutkan bahwa P2P memiliki hasil imbalan bergantung pada tenor yang diambil oleh si peminjam berkisar antara 15% per tahunnya.

Kewajiban investor menyiapkan dan memilih pinjaman dan hak yang akan didapatkan berupa pengembalian dana dan bunga. Kewajiban sebagai peminjam adalah mendaftarkan akan kebutuhan pinjaman dan data yang diperlukan oleh penyedia P2P Lending dan harus menyetujui jika pengajuan pinjaman terpenuhi harus membayar pokok dan bunga.
Apabila anda ingin memperoleh keuntungan P2P Lending dengan resiko paling kecil anda bisa memilih waktu 6 hingga 12 bulan.

Pilih Sesuai Kebutuhan

Anda sudah mengetahui beberapa produk investasi dalam jangka pendek yang memiliki profit tinggi, ada Reksa Dana Pasar Uang, Deposito dan juga P2P Lending. Keputusan investasi yang anda ambil harus dengan perhitungan yang matang dengan mempertimbangkan besar kecilnya resiko, yang perlu anda ketahui juga adalah setiap investasi pasti memiliki resiko. Keuangan yang matang perlu anda rencanakan itu sebabnya investasi dipilih.

Sebagai generasi muda dengan tuntutan gaya hidup yang tinggi kita perlu memiliki kesehatan finansial, banyak masyarakat yang sudah mengerti konsep investasi namun masih ragu menginvestasi uangnya dan memilih untuk menabung sendiri. Hal ini bisa dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum memahami makna investasi yang sebenarnya. Oleh karena itu artikel ini dibuat untuk menambah wawasan tentang berinvestasi, bahwa investasi tidak sulit asalkan kita mengerti resikonya.Siapkan kesehatan finansial anda dan Selamat berinvestasi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *